Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Jambatan Krueng Tekuh Rampung, Petani Tak Perlu Naik Rakit Lagi

Jambatan Krueng Tekuh Rampung, Petani Tak Perlu Naik Rakit Lagi

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com – Raut wajah petani yang tengah hilir mudik di kawasan perkebunan kelapa sawit rakyat di Kecamatan Kuala Bate dan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terlihat ceria.

Betapa tidak, jembatan penghubung dua kecamatan yang terletak di Gampong Lama Tuha yang sudah dinantikan selama sepuluh tahun terakhir akan segera terujud. Saat ini pihak rekanan tengah memburu pengerjaan jembatan tersbeut. 

Dengan selasainya jembatan itu petani tidak harus susah payah lagi menyebrang menggunakan rakit menuju kebun mereka.

Tidak semua bisa tersenyum lepas dengan selesainya jembatan itu karena akan ada pekerja rakit yang harus mencari pekerjaan baru untuk terus menghidupi keluarganya.

Sebut saja Syukur (38) pekerja rakit yang sudah beroperasi selama puluhan tahun. Ia harus kehilangan pekerjaannya namun ia tetap bersyukur atas kehadiran jembatan itu.

“Meskipun penghasilan saya tidak ada lagi tapi saya bersyukur dengan kehadiran jembatan ini, saya mengucapkan Alhamdulillah,” ungkapnya saat ditemui anteroaceh.com, Selasa (24/11/2020).

Menurut Syukur, jembatan yang tengah dibangun menggunakan Otsus APBA 2020 sebasar Rp. 12 miliar itu telah sangat lama didambakan oleh petani disana.

“Selama ini rasa was-was petani  saat menaiki rakit pasti ada, apalagi dikala hujan deras datang tiba-tiba, tentunya mereka khawatir air sungai meluap, dan saya pribadi juga bisa merasakannya,” terang Syukur polos.

Ia mengaku sempat bernazar agar jembatan itu selesai dibangun dan tidak ada kendala lagi.

“Kalau yang punya nazar bukan hanya saya saja, tapi para petani disini juga banyak yang bernazar, dan saya berharap masyarakat yang pernah bernazar agar memenuhinya nanti demi kelancaran segala hal,” sebutnya.

Sementara itu, Agus Julidar salah seorang petani yang saban hari melintas disana juga menyampaikan rasa syukurnya sebab, dengan selesainya jembatan itu akan mempermudah aksesnya menuju kebun. 

Jembatan sepanjang 30 meter itu yang dibangun di bantaran sungai Krueng Teukuh dan dikerjakan oleh PT. Multi Putra Inti.

Komentar

Loading...