Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Jaksa Eksekusi Mantan Anggota DPRK Abdya Terpidana Kasus Asusila

Jaksa Eksekusi Mantan Anggota DPRK Abdya Terpidana Kasus Asusila

Tapaktuan, Antero Aceh - Tim Jaksa eksekutor kejaksaan Negeri Aceh Selatan dibantu Kejaksaan Negeri Abdya dengan didampingi personil Polres Aceh Selatan dan personil Polres Abdya berhasil melaksanakan eksekusi terhadap terpidana Tgk. Idris bin Tajudin, Rabu (24/10/2018) sekira pukul 20.30 WIB.

Terpidana yang merupakan mantan anggota DPRK Aceh Barat Daya Periode tahun 2009- 2014 dijemput oleh Tim eksekutor di kediamannya di Gampong Rambong Kecamatan Suak Setia.

Berdasarkan Surat perintah pelaksanaan putusan pengadilan yang ditandatangani oleh kepala kejaksaan negeri Aceh Selatan Munif SH, MHdengan No.Print 522/N.1.17/Euh.3/10/2018 tertanggal 15 Oktober 2018 karena telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 294 ayat (2), ke-2 sebagaimana dalam putusan Mahkamah Agung RI yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inckracht) Nomor : 193.K/Pid/2014 tertanggal 03 Juni 2014 dengan masa hukuman penjara selama 5 tahun dikurangi masa penahanan sementara.

Tim Jaksa eksekutor yang dipimpin langsung oleh Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Aceh Selatan Rista Zullibar SH menyampaikan, Tgk.Idris Bin Tajudin merupakan terpidana dalam kasus asusila pencabulan gadis yang merupakan anak didiknya sendiri yang dilakukan oleh terpidana pada sekira bulan Oktober Tahun 2011.

"Dan atas perbuatan tersebut kemudian majelis hakim pengadilan negeri Tapaktuan menjatuhkan hukuman terhadap terpidana dengan pidana penjara selama 4 tahun dikurangi masa penahanan," urainya.

Namun kemudian atas putusan tersebut yang bersangkutan mengajukan upaya hukum dan pada tanggal 03 Juni 2014 Mahkamah Agung RI dengan putusan kasasi Nomor :193.K/Pid/2014 menguatkan putusan pengadilan negeri pada tingkat pertama dan menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh yang bersangkutan selaku pemohon serta memperberat hukuman terhadap yang bersangkutan dengan pidana penjara selama 5 tahun dikurangi masa penahanan sementara dengan perintah terhadap yang bersangkutan segera dilakukan penahanan.

Lebih lanjut Rista Zullibar mengatakan Tgk Idris Bin Tajudin masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kejaksaan negeri Aceh Selatan.

"Karena sejak ditetapkannya Putusan Mahkamah Agung RI tersebut atas yang bersangkutan telah memiliki putusan tetap (inkracht) dan telah diupayakan dilakukan eksekusi dengan dilakukan pemanggilan secara layak dan patut terhadap yang bersangkutan akan tetapi yang bersangkutan mangkir dari putusan tersebut sehingga baru pada hari ini terhadap yang bersangkutan dapat dilaksanakan eksekusinya."

"Dengan berhasilnya eksekusi terhadap Tgk Idris Bin Tajudin pada hari ini merupakan langkah nyata kejaksaan negeri Aceh Selatan selaku eksekutor dalam mewujudkan zero tunggakan perkara pidana," tegasnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan penandatanganan administrasi di kantor kejari Aceh Selatan terpidana diboyong ke Rutan kelas IIB Tapaktuan untuk menjalani masa tahanan.(Si)

Komentar

Loading...