Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Ini Tanggapan PT PIM Soal Unjukrasa  Anak Kombatan GAM 

Ini Tanggapan PT PIM Soal Unjukrasa  Anak Kombatan GAM 

LHOKSUKON, ANTEROACEH.com - Direktur Utama PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) telah berdialog dengan perwakilan Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) Aceh Utara pada Senin (16/11/2020) pagi hari, sebelum terjadi  unjukrasa di pintu II perusahaan tersebut di Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Humas PT PIM Nasrun kepada wartawan, menerangkan dalam pertemuan  dengan zoom tersebut, JASA menuntut 50 persen tenaga kerja di PIM berasal dari anak syuhada, meminta 50 persen dana CSR disalurkan ke lembaga tersebut, merehab rumah-rumah dari keluarga anak-anak Syuhada.

Kemudian melatih mereka dan diberikan lahan untuk magang. Permintaan terakhir JASA meminta agar bertemu langsung dengan Dirut PIM untuk menyampaikan langsung hal tersebut. 

“Pertemuan dengan zoom sudah dilakukan dengan perwakilan JASA langsung dengan Dirut, mereka menyampaikan lima permintaan,” jelas Nasrun.

Menanggapi tuntutan itu katanya , Dirut Yanuar  menegaskan bahwa manejemen PIM berkomitmen untuk memberdayakan anak-anak syuhada di Aceh melalui peningkatan kompetensi dengan melakukan pelatihan secara bertahap dan berkelanjutan sehingga anak-anak syuhada Aceh dapat berkiprah di lapangan pekerjaan baik di PIM maupun di perusahaan lain.

“Terkait  dana CSR untuk Lembaga JASA harus dievaluasi dahulu karena dana CSR sangat terbatas. Difokuskan untuk lingkungan perusahaan dan jika ada proposal kegiatan dari JASA ke PIM akan dievaluasi terlebih dahulu dari segi manfaatnya,” sebut Nasrun.

Sedangkan terkait rehabilitasi rumah untuk anak-anak syuhada, PIM akan berkoordinasi dengan para geuchik (kepala desa) untuk diusulkan. 

“Sedangkan tuntutan bertemu langsung dengan Dirut, rencananya akan diluangkan waktu pada 3 Desember nanti di Kota Lhokseumawe,” pungkasnya.

Sedangkan kabar terkini, seratusan pengunjukrasa JASA masih bertahan di depan pintu II PT PIM di Gampong Tambon Baroh, Krueng Geukuh, Aceh Utara. Mereka memasang tenda untuk menginap di lokasi tersebut.

Mulyadi ketua JASA daerah I Aceh Utara menegaskan akan terus bertahan di lokasi tersebut sampai semua tuntutan mereka dipenuhi PIM.

Komentar

Loading...