Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Ini Sikap MPU Aceh Selatan Terkait Penolakan MPTT di Kluet Raya

Ini Sikap MPU Aceh Selatan Terkait Penolakan MPTT di Kluet Raya

TAPAKTUAN, ANTEROACEH.com - Majelis Permusywaratan Ulama (MPU) Aceh Selatan akhirnya  mengeluarkan siaran pers terkait penolakan keberadaan Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf (MPTT) oleh Majelis Pengkajian Mubahatsah Teungku (MPMT) se- Kluet Raya, Sabtu (8/8/2020)

Dalam siaran pers yang ditanda tangan wakil ketua MPU Aceh Selatan Tgk. Syamsul Fala’alaidin diterangkan bahwa, berdasarkan hasil keputusan panitia musyawarah pada 6 Agustus lalu yang digelar di sekretariat MPU Aceh Selatan diberharapkan tidak terjadi lagi insiden  yang berpotensi  terjadi konflik antar ulama dan umat, sehingga terjadi perpecahan dalam masyarakat.

MPU juga menghimbau agar para pihak  menahan diri dan harus saling menghargai demi terciptanya suasana sejuk dan damai ditengah pandemi Covid-19. Justru sangat berbahaya, bila harapan itu tidak terwujud. Dan dikhawatirkan akan ada pihak-pihak lain memamfaatkan ini menjadi semakin kisruh dan kacau.

Diterangkan juga, MPU dan Forkopimda  Aceh Selatan akan berupaya mengambil langkah-langkah dengan berbagai cara dalam penyelesaian masalah melalui  musyawarah dan mufakat. Kemudian akan dilanjutkan ke MPU provinsi untuk ditindaklanjuti.

Dalam rilis juga disampaikan  MPMT se-Kluet Raya telah mengeluarkan sikap menolak kehadiran MPTT pada 15 Juli 2020, ditandatangani  seluruh pimpinan dayah dalam wilayah Kluet Raya. Pernyataan sikap itu kemudian diserahkan ke Polres setempat pada 28 Juli 2020.

Kemudian pada Selasa 4 Agustus lalu,  terjadi insiden pembubaran acara MPTT di Gampong Simpang Peut, Kecamatan Kluet Utara. Kemudian surat pernyataan sikap tersebut beredar di media sosial, menyudutkan dan telah mendeskreditkan ulama. Sehingga menjadi preseden buruk dalam masyarakat.

Komentar

Loading...