Ini Pengakuan Pihak Medco Soal Warga Keracunan Gas di Aceh Timur

Ini Pengakuan Pihak Medco Soal Warga Keracunan Gas di Aceh Timur

IDI, ANTEROACEH.com -  PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) membenarkan bahwa sejumlah warga Gampong Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur keracunan akibat terpapar asap kegiatan Flaring Gas di sumur AS-11 di Gampong Aleu Siwah Serdang, Kecamatan Nurussalam.

Saat ini perusahaan eksploitasi minyak dan gas bumi tersebut sudah menghentikan aktifitas tersebut untuk menghindari lebih banyak warga terpapar asap.

Perusahaan telah berkoordinasi dengan Puskesmas, aparat dan keamanan setempat untuk menyalurkan bantuan logistik kepada warga. 

“Kami juga telah berkoordinasi dengan BPMA dan berharap dukungan masyarakat, pemerintah serta pemangku kepentingan setempat dalam penanganan kejadian ini,” ujar VP Relations & Security Medco E&P Indonesia Arif Rinaldi. 

Berbeda dengan data BPBD Aceh Timur, pihak Medco menjelaskan warga yang terpapar asap Flaring hanya 57 orang. Sebagian besar warga sudah diperbolehkan pulang ke rumah setelah mendapatkan pengobatan di Puskesmas setempat. 

Sedangkan 11 warga Gampong Panton Rayeuk T  lainnya harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zubir Mahmud.

Tim medikal Medco E&P Malaka terus mendampingi warga saat pengobatan di Puskesmas dan rumah sakit. 

“Perusahaan terus fokus menangani warga yang terdampak ,baik terkait kesehatan maupun kebutuhan logistik warga tersebut,” pungkas Arif Rinaldi.

Komentar

Loading...