Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Ibu-ibu Gampong Panton Raya Gelar Lomba Merangkai Sirih

Ibu-ibu Gampong Panton Raya Gelar Lomba Merangkai Sirih
Hasil karya tangan para peserta lomba. Foto: Ilyas ANTEROACEH.com.

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com – Gampong Panton Raya, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengelar acara lomba masak dan merangkai daun sirih antar Dusun, Minggu (22/12/2019).

Peserta lomba diikuti oleh ibu-ibu Tim Pengerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) di tiga dusun dalam gampong Panton Raya yakni: Dusun Lhoek Kareung, dusun Jirat Panyang dan dusun Seupiyoh.

Keuchik Gampong Panton Raya, Insafuddin dalam kesempatan itu mengatakan, dari masing-masing dusun mengirim 2 perserta untuk setiap lomba, Jadi, kata Insaf, mengirim 4 orang, dua untuk lomba masak dan dua untuk lomba merangkai sirih. 

Sementara tim penilai berasal dari pihak Kecamatan Blangpidie sebanyak 4 orang, yakni Cut Ema Wati, Risma Wati, Hasmijar dan Nuratiyah. 

"Untuk juara I lomba masak dan rangkai daun sirih akan meraih uang Rp 200 ribu + tropi, juara II Rp 150 ribu + tropi dan juara III Rp 100 ribu + tropi. Jadi jumlah hadiah bagi pemenang baik lomba masak dan rangkai daun sirih semua sama tidak ada dibeda-bedakan," ungkapnya kepada ANTEROACEH.com disela-sela acara. 

Kemudian, lanjutnya, anggaran yang dipakai dalam menyelenggarakan acara tersebut bersumber dari Dana Desa (DD) tahap III tahun 2019. Insaf juga menerangkan, jika acara itu sebagai edukasi untuk menjadikan ibu-ibu saling peduli terhadap kemajuan TP-PKK serta saling bahu-membahu memakmurkan TP-PKK.

"Apalagi TP-PKK ini juga program yang diketuai oleh Ibu PKK Hj. Ida Agustina yang tidak lain istri bapak Bupati, tentunya beliau juga menaruh harapan besar untuk kemajuan TP-PKK agar lebih maju lagi," tuturnya.

Insaf menjelaskan, acara lomba masak bertujuan untuk mencari bibit-bibit yang handal dibidang memasak dan bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat agar mengkonsumsi makanan sehat secara beragam, bergizi, berimbang, aman dan berbasis sumber daya lokal.

Sementara tujuan lomba merangkai daun sirih agar adat Aceh akan terus terjaga dan terawat dengan baik serta bisa melahirkan perangkai daun sirih yang mahir dan berkualitas di zaman era globalisasi saat ini. 

Sebab, kata dia, rangkaian daun sirih merupakan adat masyarakat Aceh disaat seorang anak laki-laki hendak melamar atau bertunangan dengan anak gadis, rangkaian daun sirih menjadi salah satu adat yang harus dibawa oleh keluarga laki-laki untuk diberikan kepada mempelai wanita.

"Melalui lomba masak kita berharap masyarakat terus bisa menciptakan ide-ide baru serta berinovasi dan mengolah bermacam jenis ikan menjadi menu keluarga, kalau untuk lomba merangkai daun sirih kami berharap bisa melahirkan perangkai yang mahir dan adat Aceh akan terus terawat dengan baik dari zaman ke zaman," Pungkas Insafuddin.

Amatan ANTEROACEH.com kegiatan itu disambut antusias oleh amsyarakat dan turut dihadiri pendaping desa Gampong Panton Raya Firdaus, Babinsa dan Babinkhamtibmas gampong Panton Raya, Kopda Ahmad Junaidi dan Aipda Islahuddin. || ILYAS

Komentar

Loading...