Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Terkait Wagub

Hindari Ketegangan Sesama Partai Pengusung, Begini Usul PNA

Hindari Ketegangan Sesama Partai Pengusung, Begini Usul PNA
Miswar Fuady. Foto: Ilyas/anteroaceh.com

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com – Pasca kekosongan kursi Aceh 2 atau wakil Gubernur, sejumlah partai pengusung mulai memunculkan nama-nama kandidat yang dijagokan untuk mengisi kekosongan itu.

Misalnya saja, PDA yang mengusul Ketua Umumnya: Abi Muhib, PKB usul: Irmawan dan Ruslan M Daud, PDI-P: Muslahuddin Daud sedangkan PNA belum memberikan pernyataan resmi terkait kandidat yang akan diusung.

Sekjend DPP PNA, Miswar Fuady saat ditemui anteroaceh.com mengajak seluruh partai pegusung untuk mengusulkan nama-nama calon wakil Gubernur ke Nova Iriansyah selaku Gubernur. 

Menurutnya cara ini efektif mengurangi ketengangan atau potensi gesekan sesama partai pengusung.

Ia melanjutkan, siapa saja dua nama yang dipilih oleh Nova nantinya semua partai pengusung wajib menerima dengan membubuhkan tandatangan. Sebab, syaratnya memang harus ada penandatanganan dari partai pengusung.

“Jadi untuk menghindari kericuhan internal, maka ide saya semua partai mengusulkan nama calon wakil ke gubernur ke guburnur nanti gubernur tinggal memilih siapa wakil yang cocok mendampinginya karena nantinya juga harus persetujuan gubernur,” ungkap Miswar di Blangpidie, Rabu (18/11/2020).

Bahkan  di internal PNA saja sudah ada beberapa orang calon, termasuk salah satunya istri mantan gubernur Aceh, Irwandi Yusuf yakni Darwati A. Gani.

“Jadi kalau menurut saya cara yang cocok begitu, nanti tinggal gubernur saja yang memilih diantara nama-nama itu, apakah beliau mau mengisi jabatan wakil atau tidak. Dan saya juga sudah sampaikan ke kawan-kawan di PNA, balik saya dari Abdya kami akan bertemu dengan para partai pengusung untuk membuka jalur komunikasi dengan gubernur,” ucap Miswar.

Kemudian, kata dia, nanti siapa saja yang dipilih oleh gubernur dan dari partai apapun maka semua partai pengusung harus berkomitmen memberikan persetujuan.

“Kan harus ada penandatanganan dari partai pengusung, dan ini supaya waktu sisa masa jabatan ini betul-betul bisa dimamfaatkan sehingga program Aceh Hebat seperti visi-misi waktu Pilkada dulu terlaksana dengan baik sesuai harapan masyarakat  Aceh,” pungkas Miswar.

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...