Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Hilang Kendali, Toyota Avanza Tabrak HRV dan Labi-labi di Aceh Besar

Hilang Kendali, Toyota Avanza Tabrak HRV dan Labi-labi di Aceh Besar

JANTHO, ANTEROACEH.com ÔÇô Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Banda Aceh ÔÇô Medan, tepatnya di Gampong Lampisang Tunong, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar, Kamis (11/7/2019), sekira pukul 08.40 WIB.

Kecelakaan ini melibatkan Toyota Avanza BL 1240 LU kontra Honda HRV BK 1479 CW, dan mobil penumpang jenis Labi-labi BL 1212 AL.

Kasat Lantas Polres Aceh Besar AKP Vifa Febriana Sari SIK mengatakan, kecelakaan berawal saat Toyota Avanza yang dikemudikan Ruslan (39), warga Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang melaju dari arah Medan menuju arah Banda Aceh dengan kecepatan tinggi.

Saat melintas di lokasi kejadian, kata Vifa, mobil yang membawa tujuh penumpang itu diduga hilang kendali dan melaju ke jalur kanan, sehingga menabrak Honda HRV dan Labi-labi yang sama-sama melaju dari arah Banda Aceh menuju arah Medan.

Akibat kejadian itu, kata dia, pengemudi dan penumpang Toyota Avanza mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

"Pengemudi Honda HRV bernama Faujan (40) warga Desa Lambung, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh juga mengalami luka-luka. Sementara pengemudi labi-labi, M Sadri (38) warga Desa Bithak, Kecamatan Kuta Cot Glie tidak mengalami luka-luka," kata Vifa.

Informasi dihimpun ANTEROACEH.com, akibat kerasnya benturan mengakibatkan pengemudi Toyota Avanza sempat terjepit dengan bodi mobil. Namun berhasil dievakuasi oleh polisi dan warga setempat.

Saat ini, kasus kecelakaan lalu lintas tersebut telah ditangani oleh Sat Lantas Polres Aceh Besar.

"Kerugian materil dari kecelakaan ini mencapai Rp 100 juta. Kita mengimbau kepada pengguna jalan agar dalam berkendara kurangi kecepatan, tidak kebut-kebutan dan beristirahat jika lelah," kata Vifa.

Penumpang Toyota Avanza yang mengalami luka-luka yakni; Mutia (37), Riskan (7), Restu (12), Raihan (15), Endang Sawitri (25), Wahyu Sanjaya (16), Sri Rahayu (46). Mereka tercatat sebagai warga Desa Tanjung Karang, Aceh Tamiang.

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...