Heboh Pemotongan Saldo Rp.50 Ribu Saat Migrasi, Ini Penjalasan BSI

Heboh Pemotongan Saldo Rp.50 Ribu Saat Migrasi, Ini Penjalasan BSI
Foto: Istimewa

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com – Sejumlah nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) di Aceh yang melakukan migrasi dari bank sebelumnya yang telah marger ke BSI mengeluhkan adanya pemotongan saldo sebesar Rp. 50 ribu.

Sejak migrasi besar-besaran yang dilakukan BSI Aceh kemarin hingga hari ini, Selasa (8/6/2021) sejumlah nasabah mepertanyakan adanya kebijakan pemotongan saldo yang dianggap merugikan nasabah.

Pasalnya, saat ini Aceh tengah menerapkan qanun Lembaga Keunagan Syariah (LKS) yang membuat seluruh masyarakat Aceh ‘terpaksa’ melakukan migrasi ke layanan perbankan Syariah.

Migrasi Gratis
BSI memastikan nasabah tidak dibebankan biaya apapun saat proses migrasi, lantas biaya apa yang jadi keluhan nasabah tersebut?.

Head of Corporate Communication BSI, Eko Nopiansyah saat menghubungi anteroaceh.com, Selasa (8/6) pagi memastikan tidak ada biaya maupun potongan saat proses migrasi, namun ia menyebut uang Rp.50 ribu itu merupakan saldo minimum tabungan.

“Itu bukan potongan, itu saldo minimum jadi jika di lihat dari aplikasi mobile banking memang tidak terlihat tapi kalau buku rekening di print out itu ada tertera saldo Rp. 50 ribunya,” papar Eko.

Eko menghimbau agar nasabah BSI tidak perlu khawatir terhadap proses migrasi yang sedang belangsung dan ia memastikan nasabah tidak akan dirugikan dalam proses ini.

“Pada dasarnya ini hanya perubahan layanan saja jadi kita himbau nasabah tidak perlu khawatir semua proses Insya Allah aman dan nasabah tidak akan dirugikan,” kata Eko.

Eko mengatakan pada hari pertama migrasi, Senin (7/6) kemarin BSI telah berhasil melakukan migrasi terhadap 791 ribu nasabah atau 67% dari 1,1 juta nasabah di Aceh yang akan dimigrasi.

“Pada hari pertama proses migrasi BSI region 1 Aceh sudah berhasil melakukan migrasi terhadap 791 ribu nasabah dengan persentase sebesar 67,64 persen dari target 1,1 juta nasabah,” pungkas Eko Nopiansyah. 

Komentar

Loading...