Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Harimau di Subussalam Mangsa Dua Ekor  Sapi

Harimau di Subussalam Mangsa Dua Ekor  Sapi

SUBUSSALAM, ANTEROACEH.com - Dua ekor sapi warga Desa Darul Makmur, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subussalam dikabarkan mati dimangsa Harimau. Kejadian tersebut membuat warga kawasan perkebunan tersebut merasa khawatir, karena telapak kaki hewan buas dilindungi tersebut mengarah ke pemukiman.

Kepala Seksi Konservasi wilayah (SKW) II Subussalam, Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh  Hadi Sofyan, Minggu (16/2/2020) menjelaskan,sebelumnya petugas mendapat laporan seorang warga desa itu, Rahmat mengaku kehilangan dua ekor sapi, 1 induk sapi betina dan 1 ekor anak sapi diduga dimangsa Harimau.

Setelah itu, katanya, tim dibantu petugas mitra WCS-IP dan masyarakat sekitar melakukan cek ke lokasi pada Sabtu (15/2/2020) akhirnya ditemukan bangkai seekor sapi betina besar, dengan kondisi tubuh bagian belakang sudah dimakan Harimau. di lokasi itu juga ditemukan sejumlah telapak kaki Harimau yang mengarah ke pemukiman warga.

“Saat ini kita sedang upayakan pengusiran Harimau ke habitatnya, hari ini kita turunkan Pawang Harimau Tgk Carwani Sabi. Kita juga himbau masyarakat agar berhati-hati ketiga beraktifitas di luar rumah, dan tidak melepaskan ternak di area rawan,” sebut Hadi.

Selian itu masyarakat tidak merusak hutan yang menjadi habitat Harimau Sumatera, dan tidak melakukan perburuan satwa yang menjadi mangsa hewan dilindungi tersebut.

Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) merupakan salah satu jenis hewan yang dilindungi di Indonesia berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar yang Dilindungi. Berdasarkan The IUCN Red List of Threatened Species, satwa yang hanya ditemukan di Pulau Sumatera ini berstatus Critically Endangered atau spesies yang terancam kritis, beresiko tinggi untuk punah di alam liar.

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...