Haji Uma ‘Pasang Badan’ Laporkan Pangkalan Nakal Milik Idawati ke Polda Aceh

Haji Uma ‘Pasang Badan’ Laporkan Pangkalan Nakal Milik Idawati ke Polda Aceh

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Anggota DPD RI asal Aceh Sudirman alias Haji Uma akan melaporkan perkara pangkalan elpiji 3 Kg nakal yang menjerat Mursyidah ke Polda Aceh.

Pasalnya selama melakukan advokasi dan bertemu dengan masyarakat, dirinya banyak mendapatkan masukan dan kejanggalan distribusi yang dilakukan oleh pihak pangkalan bertempat di pinggir jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Meunasah Mesjid, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe itu.

“Selama di sini saya sudah melakukan advokasi perkara Mursyidah , dan saya sudah bertemu masyarakat, kemudian menemukan kejanggalan-kejanggalan dalam hal distribusi elpiji 3 kg oleh pihak pangkalan. Oleh sebab itu dalam waktu dekat saya akan surati Kapolda agar kasus ini diselidiki,” sebut Haji Uma kepada anteroaceh.com usai mengikuti sidang vonis Mursyidah di PN Lhokseumawe, Selasa (5/11/2019).

Ia menilai, pernyataan Polres Lhokseumawe yang terpaksa menghentikan perkara dugaan penyelewengan distribusi elpiji di pangkalan milik Idawati karena tidak cukup bukti, adalah premature, karena, Mursyidah sendiri telah berhasil mengungkap adanya penyelewengan. Apalagi Mursyidah pernah bekerja di pangkalan tersebut.

Ia juga berpendapat, ada atau tidak penyelewengan distribusi di pangkalan bisa dibuktikan dengan cara, meminta keterangan masyarakat, terkait jatah yang diterima oleh masyarakat selama ini dengan jatah yang disalurkan ke pangkalan oleh distributor setiap jatuh tempo.

“Disitu akan ketemu, apakah kuota elpiji yang disalurkan ke pangkalan semuanya disalurkan kepada masyarakat atau sebaliknya. Untuk keterangan dari masyarakat saya sudah tahu,” terang Haji Uma yang juga seorang aktor film Aceh.

Diakhir wawancara, ia mengapresiasi Mursyidah bahkan menganggap wanita miskin itu sebagai pahlawan , karena telah berani mengungkap kebenaran dan membongkar praktik pangkalan nakal. Ia juga meyakini, Mursyidah tidak bersalah, walau divonis dengan hukuman ringan oleh majelis hakim PN Lhokseumawe.

“saya hakkul yakin, Mursyidah tidak bersalah, maka saya berani pasang badan melaporkan kasus pangkalan nakal itu ke Kapolda Aceh,” pungkasnya.

Komentar

Loading...