Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

GoPro Hero6 Black: Kualitas Rekaman Videonya Terlalu Tinggi Untuk Perangkat Biasa

GoPro Hero6 Black: Kualitas Rekaman Videonya Terlalu Tinggi Untuk Perangkat Biasa

ANTEROACEH.com - Dibekali dengan frame rate yang lebih tinggi dan Wi-Fi 5GHz memastikan lebih banyak opsi dan unggahan yang lebih cepat. Namun apakah itu cukup untuk menghentikan serbuan dari merek lain? Tidak diragukan lagi GoPro Hero6 adalah Action Cam yang paling mendapat perhatian.

Berkat prosesor baru di Hero6 Black, dijuluki GP1, kamera aksi ini dapat mengelola tingkat frame rate baru yang sebelumnya dianggap mustahil dalam bentuk sekecil itu. Setelah versi Hero5 Black sebelumnya menambahkan kemampuan waterproof tanpa casing dan Hero6 Black melanjutkan warisan itu hingga sampai kedalaman 10 meter.

Sementara semua terdengar bagus, namun apakah action cam ini akan bekerja dengan baik? Dan apakah mampu bersaing dengan merek lain seperti Garmin Virb XE yang menawarkan data accelerometer atau TomTom Bandit yang memiliki spesifikasi yang sama? Tentu saja, Hero6 juga berhadapan dengan action cam terbaru dari GoPro sendiri, Hero7 Black.

Desain GoPro Hero6 Black
Bentuk sederhana dengan kontrol minimalis untuk memungkinkan kesederhanaan maksimum saat digunakan dalam beragam aksi. Tetapi juga menawarkan kontrol yang lebih kompleks untuk situasi yang lebih tenang. Dengan layar sentuh 2 inci penuh warna dengan sensitivitas yang benar-benar berfungsi dengan baik, GoPro Hero6 Black terasa lebih responsif dan warna terlihat lebih tajam ketimbang Hero5.

Dan itu juga berarti ketangguhan. Mengingat kamera ini sangat berbeda dengan smartphone, ada barisan karet kasar di hampir semua sisi GoPro Hero6 Black untuk melindungi action cam ini dari berbagai kendala di lapangan aksi yang ada.

Mencoba menggunakan Shorty Mini Extension Pole + Tripod. Serasa cocok di saku anda, bahkan saat GoPro yang terpasang di kasingnya. Hampir semuanya sempurna, seimbang, kuat dan ringan. Tetapi ketika dalam mode tripod pada ketinggian penuh tidak ada cara untuk mengunci posisi ini jadi jika anda menekan tombol rana tripod menyusut lagi, keluhan kecil ini dapat diperbaiki dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk dan sesuatu yang mudah diperbaiki.

Fitur GoPro Hero6 Black
Mode kontrol suara telah kembali pada Hero6 Black yang berarti anda dapat memerintahkannya untuk memulai perekaman atau mematikannya tanpa harus menggerakkan tangan anda. Di lapangan fitur ini bekerja dengan baik di dalam ruangan tetapi dapat sedikit sulit jika berada di luar ruangan dengan suara berisik dari angin. Tersedia juga mikrofon opsional yang dapat anda atur untuk kontrol suara yang lebih akurat, menjadi lebih menyenangkan untuk beberapa situasi tetapi fitur ini tidak akan cocok untuk semua jenis aksi maupun olahraga.

GoPro Hero6 Black mampu kedap air sampai di kedalaman 10 meter adalah perubahan yang bagus. Jika anda belum menutup kasing dengan baik, anda tidak perlu khawatir karena GoPro Hero6 Black secara deafult sudah memiliki kemampuan waterproof.

Perekaman video telah berkembang pada ukuran resolusi ultra HD 4K dengan hingga 60fps yang berarti anda dapat mengupload video pada ukuran tertinggi di YouTube. Anda juga mendapatkan opsi 120fps untuk gerakan lambat pada resolusi 2.7K atau 240fps gerak lambat super pada resolusi 1080p. Semua ini direkam menggunakan codec HEVC (h.265) terbaru (seperti yang dimiliki pada iPhone X).

Kinerja GoPro Hero6 Black 
GoPro dengan resolusi 4K dan framerate 60fps, telah mencapai puncak bukan? Hampir! Meskipun GoPro Hero6 Black memiliki kualitas yang hebat, namun jika anda masuk ke dalam menu, anda akan melihat bahwa stabilisasi gambar tidak dapat berfungsi pada kualitas setinggi ini. Anda harus turun ke resolusi 4K pada 30fps untuk mendapatkan stabilisasi gambar. Atau anda bisa menggunakan GoPro Karma Grip untuk stabilisasi secara fisik.

Layar sentuh sangat responsif dan, meskipun ukurannya hanya 2 inci, namun mudah digunakan. Hal ini memungkinkan akses On The Fly pada perubahan kualitas video yang bekerja dengan sangat baik ditambah dengan kemampuan untuk menggali lebih dalam lagi untuk opsi lain seperti pro-tuning ISO, EV comp, kecepatan rana, white balance dan banyak lagi. Ada juga mode untuk audio walaupun terbatas pada "wind only" atau "stereo".

Meskipun sudah integrasi dengan Quik Editor dalam aplikasi GoPro dan ini merupakan cara yang bagus untuk membuat video rekaman anda dapat diedit dengan cepat, namun jangan berharap lebih. Jika anda merekam dalam ukuran 4K pada 60fps atau gerakan lambat pada 240fps, beberapa perangkat akan kesulitan untuk menayangkan hasilnya. Beberapa smartphone atau laptop yang memiliki kartu grafis yang biasa-biasa saja akan menampilkan hasil video yang terlihat patah-patah, untuk kasus ini anda membutuhkan perangkat komputer atau smartphone yang memiliki kartu grafis yang mumpuni untuk bisa memuat video secara lancar. Sangat perlu juga melakukan render final pada komputer dengan video editor agar benar-benar melihat semuanya berjalan dengan lancar.

Jadi jika anda mengambil video dengan kualitas yang tertinggi, dan perangkat anda lainnya kesulitan untuk menayangkan hasil video yang ada. Solusi yang bisa anda pilih adalah dengan menguploadnya ke Youtube dan kemudian mengunduhnya di resolusi yang lebih kecil. Atau anda membutuhkan pengeluaran ekstra untuk membeli perangkat komputer dan smartphone yang mendukung pemutaran video berkualitas tinggi, tentunya ini akan merepotkan.

Sementara penambahan konektivitas Wi-Fi 5GHz tampak sangat bagus untuk transfer yang lebih cepat, tetapi masih terdapat kesulitan untuk terhubung ke beberapa jenis ponsel. Dalam sebuah pengujian dengan Samsung Galaxy S6 edge dan satu-satunya cara untuk mentransfer ke smartphone tersebut dengan menggunakan Wi-Fi 2,4GHz yang lebih lambat.

Masa pakai baterai pada Hero6 Black juga sangat baik. Tes penggunaan berbagai mode dan fitur selama dua jam hanya menguras kurang dari setengah baterai. Namun jika menggunakan perekaman video dengan kualitas yang lebih tinggi seperti 4K di 60fps secara terus menerus, GoPro Hero6 Black hanya mampu bertahan pada 45 menit saja sebelum baterai akhirnya menyerah. Anda membutuhkan kabel USB-C untuk mengisinya lagi.

Kesimpulan Final GoPro Hero6 Black
Hero6 Black tidak diragukan lagi sebagai salah satu action cam paling kuat yang telah dibuat oleh perusahaan GoPro, tetapi juga tergolong action cam yang paling mahal dan masih memiliki beberapa area yang perlu di perbaiki, seperti kompatibilitas, harga dan stabilisasi. Frame rate baru untuk gerak lambat pada 4K 60fps dan 1080p 240fps adalah tambahan yang brilian, seperti transfer Wi-Fi 5GHz yang lebih cepat. Tetapi dengan masalah pengeditan dan kurangnya stabilisasi pada beberapa pengaturan, maka GoPro Hero6 Black belum cukup sempurna.

Komentar

Loading...