Geuchik di Lhokseumawe Tiba-tiba Copot Semua Kadus 

Geuchik di Lhokseumawe Tiba-tiba Copot Semua Kadus 

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Geuchik Kampung Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe dikabarkan telah menonaktifkan  semua Kepala Dusun (Kadus)  sejak 9  April 2021 lalu. Kebijakan tersebut jadi tanda tanya besar di kalangan masyarakat, karena tanpa proses musyawarah gampong.

Para kadus yang dicopot tersebut masing-masing Kepala Dusun Cemara Hijau, Musnizar Ajalil,  Kadus Muthadahuddin, Faisal, Kadus Noeriman, Arjunaidi, Kadus Ali Sarjani, Syahruddin, Kadus Syuhada, Adri, Kadus Tgk Chik Di Tunong, Irman Ibrahim dan Kadus Blok Haminte, Azis Nasution.

Kemudian paska pencopotan, geuchik belum menunjuk penjabat kadus sementara sebagai pengganti atau sembari menunggu SK definitif Kadus baru. 

“Saya dicopot tanpa sebab dan hal ini terjadi terhadap semua kepala dusun, aneh. Tuha Peut telah mediasi antara kami dan geuchik, tapi geuchik tetap dengan keputusannya,” jelas Kadus Cemara Hijau Musnizar A Jalil, Kamis (15/4/2021).

Ia juga menyebutkan, pencopotan tanpa sebab itu sudah disampaikan ke Sekretaris Camat Banda Sakti pada Senin 12 April lalu. Usai pertemuan itu pihak kecamatan berjanji akan segera memanggil geuchik.

"Geuchik  sewenang-wenang  dan tidak manusiawi, menonaktifkan kami saat bulan Ramadan. Kami juga tidak tahu apa masalahnya. Kami akan sampaikan masalah ini ke DPRK dan kami berharap walikota juga mencopot Geuchik Abdul Latif, biar sama-masa merasakan dicopot,” katanya lagi.

Sementara itu, Geuchik Marzuki Abdul Latif saat dikonfirmasi wartawan membenarkan telah mencopot para Kadus tersebut karena menjabat dari Surat Keputusan (SK) geuchik lama. Pencopotan itu juga untuk membuat SK baru dibawah kepemimpinannya.

“Mereka menjabat Kadus berdasarkan SK geuchik lama, jadi kita nonaktifkan untuk kita buakan SK baru, jadi siapa saja nanti yang mendapat SK baru dialah Kadus baru,” singkat Marzuki.

Komentar

Loading...