Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Gelar Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Abdya Kutuk Pelaku Pelecehan Anak 

Gelar Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Abdya Kutuk Pelaku Pelecehan Anak 
Aksi unjuk rasa mahasiswa di Abdya mengutuk pelaku pelecehan terhadap anak di bawah umur (Foto: Ilyas/anteroaceh.com)

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com – Ratusan Mahasiswa di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar aksi unjuk turun ke jalan, Kamis (26/11/2020).

Aksi yang dilakukan ditengah guyuran hujan gerimis itu sebagai bentuk pengutukan terhadap pelaku pencabulan dan pelecehan anak dibawah umur yang terjadi di kabupaten Abdya beberapa waktu lalu.

Awalnya mahasiswa berkumpul di lapangan Persada Blangpidie, kemudian berjalan kaki menuju ke Simpang Ceurana untuk menyampaikan orasi.

Selanjut mahasiswa menuju ke jalan H Ilyas dan ke jalan Pendidikan kemudian kembali berhenti di simpang tegu BPD Aceh untuk menyampaikan kembali orasi mereka dan finish di lapangan Persada.

Koordinator Lapangan Hendra Yusribar mengatakan, pelecehan seksual terhadap anak adalah bentuk penyiksaan dan tindakan kekerasan yang harus dikutuk dan dihukum seberat mungkin. Sebab, anak merupakan generasi bangsa yang harus dilindungi.

“Negara kita Indonesia menjamin kesejahteraan setiap warganya termasuk perlindungan terhadap hak anak yang merupakan Hak Asasi Manusia (HAM), dimana setiap anak berhak atas keberlangsungan hidup dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi sebagaimana diamanahkan UUD 1945,” ungkap Hendra lewat pengeras suara.

Menurut Hendra anak memiliki hak untuk merdeka dalam kebebasan sehingga patut diperlakukan dilindungi oleh orang dewasa, baik fisik maupun psikis.

Abila tidak memberikan perlindungan kepada anak lanjutnya, hal itu sama artinya dengan tidak mengindahkan atau melakukan pelanggaran terhadap hak asasi anak.

“Kasus pelecehan seksual terhadap anak baru-baru ini kembali terjadi di Abdya, tentu perbuatan ini sungguh sangat kita sayangkan dan ini jelas perbuatan melanggar hak asasi manusia, sehingga perbuatan predator anak ini patut dikutuk,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Abdya, AKBP Muhammad Nasution, SIK melalui Kabag Ops AKP Haryono mengatakan, untuk pengamanan dijalan, pihaknya mengerahkan lebih kurang seratus personil Polres Abdya yang tergabung dengan personil Satlantas.

“Kita tetap memberikan pengamanan terhadap aksi-aksi yang dilakukan oleh adik-adik kita mahasiwa dengan tujuan agar pengguna jalan lainnya berjalan lancar, dan Alhamdulillah aksi ini selesai dengan aman dan lancar,” kata Haryono.

Amatan anteroaceh.com dilokasi, peserta aksi yang dikawal oleh personil Polres Abdya tetap menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes) dengan menggunakan masker.

Komentar

Loading...