Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Gampong Tercemar Limbah, PHE Dinilai Lalai

Gampong Tercemar Limbah, PHE Dinilai Lalai

LHOKSUKON, ANTEROACEH.com - Pertamina Hulu Energi (PHE) NSB dinilai lalai mengelola sistem pengolahan limbah sehingga mencemari lingkungan masyarakat. 

Hal itu diungkap anggota DPRK Aceh Utara Terpiadi A Majid kepada anteroaceh.com, Selasa (15/12/2020) menanggapi perkara pencemaran limbah yang mencemari sejumlah saluran warga beberapa waktu lalu.

“Ada unsur kelalaian dari PHE karena kurang memperhatikan saluran lingkungan yang tak dibersihkan secara rutin. Jika bersih, tentu  limbah akan terurai bersama banjir  karena aliran air lancar,” jelas mantan karyawan Exxon Mobil tersebut.

Menurutnya, saluran pembuangan limbah harus benar-benar menjadi prioritas, karena langsung bersentuhan dengan lingkungan masyarakat.

Terpiadi juga menduga, selain lalai, PHE juga tidak peduli lagi dengan sistem pengolahan limbah, karena kontrak anak perusahaan Pertamina  akan berakhir di pertengahan 2021  dan dialihkan kepada PT Pembangunan Aceh (PEMA).

Manajemen PHE NSB harus  memastikan  pencemaran limbah di lingkungan masyarakat tidak lagi terulang. Kemudian DPRK telah meminta dinas terkait terus mengawasi, sekaligus mencari solusi agar tak terulang.

"PHE harus bertanggungjawab agar  tidak ada masyarakat lingkungan yang dirugikan. masyarakat lingkungan juga  harus dilibatkan dalam  proses penyelesai pencemaran ini,” pungkas politisi Gerindra tersebut.

Sementara itu Pjs Field Maneger PHE NSB Armia Ramli mengatakan hingga saat ini pihaknya bersama dinas terkait dan Muspika masih di lapangan melakukan pembersihan lingkungan dengan menurunkan tim cepat tanggap perusahaan.

"Sampai hari ini kita masih di lapangan bekerja melakukan pembersihan dengan menyusuri drainase. Ini akan kita selesaikan sampai tuntas," singkat Armia.

Komentar

Loading...