Fraksi Gerindra DPRA Pertanyakan Perkembangan Kasus Pengranatan Rumah Anggota DPRK Aceh Barat

Fraksi Gerindra DPRA Pertanyakan Perkembangan Kasus Pengranatan Rumah Anggota DPRK Aceh Barat

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com -  Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Gerindra melakukan audiensi dengan Kapolda Aceh, Wahyu Widada, Rabu (31/3/2021) di ruang kerja Kapolda.

Kedatangan rombongan yang dipimpin wakil ketua DPRA dari Gerindra Safaruddin itu bertujuan mempertanyakan perkembangan kasus pengranatan rumah anggota DPRK Aceh Barat dari Gerindra, Ahmad Yani pada bulan Juni 2020 silam.

Selain Safar ikut dalam rombongan itu ketua fraksi Gerindra, Abdurahman Ahmad dan anggota fraksi; Khairil Syahrial, Kartini Ibrahim, Ridwan Yunus, dan Taufik.

"Dalam pertemuan hari ini kita dari fraksi Gerindra mempertanyakan kejelasan kasus pengranatan di Aceh Barat karena sudah terlalu lama sehingga kita meminta kejelasan," ungkap Safaruddin usai pertemuan.

Sembilan bulan berlalu, sampai dengan saat ini kasus itu masih belum menemukan titik terang. Menurut politisi muda Gerindra itu hingga saat Polda Aceh menangani perkara tersebut.

"Saat kita beraudiensi tadi, Kapolda memberikan jawaban itu masih dalam atensi dan polisi tidak bisa menetapkan tersangka secara sembarangan," ujarnya.

Mesti begitu, Safaruddin menyampaikam rasa terimakasihnya atas sambutan dan perhatian yang diberikan atas kasus terror itu. 

Ia berharap kasus tersebut dapat segera terungkap motifnya sehingga menjadi kabar baik bagi seluruh kader Gerindra dan partai politik manapun.

Politisi kelahiran Aceh Barat Daya tersebut juga berharap hendaknya setiap anggota dewan mendapat perlindungan hukum dari aparat penegak hukum ketika memperjuangan sesuatu atas keinginan rakyat.

"Mudah-mudahan preseden buruk ini tidak mencederai demokrasi yang ada di Aceh," pungkas Safaruddin.

Sebelumnya diberitakan, rumah salah seorang anggota DPRK Aceh Barat dari Fraksi Gerindra, Ahmad Yani yang berlokasi di gampong Alue Perman, Kecamatan Woyla Barat, dilempari granat oleh orang tak dikenal pada Senin 8 Juni 2020 silam sekitar pukul 03.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun akibat ledakan membuat kaca jendala rumah Ahmad Yani pecah.

Komentar

Loading...