Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

FPI: Laskar Pengawal Habib Rizieq Tidak Bawa Senjata Api, Tak Ada Baku Tembak

FPI: Laskar Pengawal Habib Rizieq Tidak Bawa Senjata Api, Tak Ada Baku Tembak

ANTEROACEH.com - FPI menjelaskan insiden di Tol Jakarta-Cikampek antara pengawal Habib Rizieq Syihab dengan polisi yang saat itu disebut berpakaian sipil. 

FPI menyatakan 6 orang yang mengawal Habib Rizieq hilang, sebelum akhirnya berdasarkan keterangan Polda Metro Jaya disebut tewas.  

Sekretaris Umum DPP FPI, Munarman, membantah pernyataan Kapolda Metro Jaya, Irjen M Fadil Imran, yang menyatakan Laskar FPI menyerang polisi dengan senjata api sebelum ditembak mati.  

Munarman menegaskan, tidak ada baku tembak saat insiden pada Senin (7/12) dini hari tersebut. Sebab Laskar FPI yang mengawal Habib Rizieq tidak dibekali senjata api.  

"Tidak ada tembak menembak, kalau tembak menembak berarti 2 belah pihak punya senjata. Fitnah besar kalau laskar kami disebut bawa senjata api dan tembak menembak. Laskar kami tidak pernah dibekali senjata api. Kami terbiasa tangan kosong, kami bukan pengecut," ujar Munarman dalam konferensi pers di Petamburan, Jakarta.  

Munarman menyatakan, apabila terjadi baku tembak dan timbul korban jiwa, pasti situasi di tempat kejadian ramai dan butuh waktu mengevakuasi jenazah.  

"Kalau sejak awal tembak menembak berarti tewas di tempat dong. Tewas ditempat pasti banyak. Semalam saya sampai jam 3 (dini hari) sudah cek dengan teman-teman di lapangan tidak ada jenazah di situ, tidak ada keramaian di situ," ucapnya.  

Ia menduga 6 anggota Laskar FPI dibawa ke suatu tempat sebelum akhirnya tewas.  

"Kenapa kami menyatakan laskar kami dalam keadaan hilang, karena memang kami belum tahu keberadaannya di mana. Itu membuktikan bahwa mereka dibunuh dan dibantai," kata Munarman.  

Sementara mengenai senjata api yang ditampilkan saat konpers di Polda Metro Jaya, Munarman meminta agar nomor register senjata tersebut dicek.  

"Coba dicek senpinya nomor register senpinya, pelurunya, itu semua tercatat, pasti bukan punya kami. Karena kami tidak punya akses senpi dan tidak mungkin beli dari pasar gelap. Jadi bohong sama sekali," kata Munarman. 

"Apalagi di kartu anggota FPI disebutkan bahwa setiap anggota FPI dilarang bawa senjata tajam, senjata api, dan bahan peledak," tutupnya. 

Sementara itu versi Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran, mengatakan saat itu polisi melakukan penyelidikan terkait adanya informasi pengerahan massa saat Habib Rizieq diperiksa dalam kasus kerumunan di Petamburan pada hari ini. 

Tim lalu mengikuti rombongan kendaraan yang diduga berisi Habib Rizieq.   

Saat tengah mengikuti, polisi tiba-tiba dipepet oleh mobil yang diduga kuat pengikut Habib Rizieq. Baku tembak tak terhindarkan. Sebanyak 6 orang pengawal Habib Rizieq tewas dalam insiden itu.

Komentar

Loading...