FISIP UTU Gelar FGD Buku Panduan Tugas Akhir

FISIP UTU Gelar FGD Buku Panduan Tugas Akhir
Sejumlah dosen FISIP Universitas Teuku Umar saat sedang menggelar FGD penyusunan tugas akhir (Foto: ist)

MEULABOH, ANTEROACEH.com - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Teuku Umar Meulaboh mengadakan acara Focus Group Discussion (FGD) penyusunan buku panduan tugas akhir, Senin (5/7/2021) di ruang rapat utama, gedung kuliah terintegrasi, kampus UTU.

Dekan FISIP UTU, Basri, SH., MH  saat membuka FGD mengatakan,  saat ini FISIP terus berbenah diri mengupayakan perbaikan mutu lulusan. 

Sebab menurutnya, peningkatan mutu lulusan di perguruan tinggi merupakan salah satu isu penting saat ini, bukan hanya di tingkat lokal dalam konteks Aceh semata, tetapi juga merupakan isu nasional dan global.  

"Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Teuku Umar memberikan  perhatian khusus mengenai hal tersebut, karena salah satu aspek Tri Darma perguruan tinggi, yaitu hasil penelitian mahasiswa  harus berkualitas dan mampu berkiprah dan berkontribusi di era global yang berubah cepat," ungkap Basri.

Maka lanjutnya, Fisip perlu mendiskusikan dan menyusun kembali beberpa hal terkait substansi yang ada dalam buku panduan tugas akhir tersebut.

"Penyusunan Buku TA ini diharapkan mampu untuk memberikan arah pedoman bagi dosen untuk melakukan proses pembimbingan, bagi Prodi dan Fakultas untuk melakukan proses administrasi dan mahasiswa dalam penyusunan tugas akhirnya," terangnya 

"Adanya kurikulum MBKM menuntut kampus juga harus menyesuaikan diri, tugas akhir saat ini bukan hanya skripsi, tetapi ada artikel ilmiah, bahkan ada juga yang bebas skripsi seperti mahasiswa yang lolos pendanaan PKM, sehingga kita perlu menyusun mekanisme yang jelas," tegas Basri 

Tugas Akhir yang dimaksud adalah mencangkup skripsi, legal memorandum, case study, laporan akhir, serta artikel ilmiah.

Bahkan buku panduan tugas akhir bukan hanya menjelaskan mengenai sistematika teknik penulisannya saja namun juga terdapat poin pada bab II mengenai kebijakan kurikulum MBKM UTU, mengenai tidak wajib skripsi namun boleh memilih bentuk tugas akhir lain yang dikonversikan denganskripsi, mekanisme dan prosedur penyusunan tugas akhir, serta lampiran yang berisikan berbagai formulir, berita acara, dan contoh setiap bagian tugas akhir.

"Buku panduan tugas akhir yang akan dihasilkan merupakan sumber pedoman resmi yang dirujuk oleh Mahasiswa dan dosen pembimbing untuk menghasilkan penelitian mahasiswa berkualitas," ucap Basri.

Mahasiswa dan dosen pembimbingnya lanjutnya, berperan strategis menghasilkan penelitian tugas akhir melalui skripsi, studi kasus, memorandum hukum yang mengangkat dan menelaah isu-isu kekinian sesuai dinamika masyarakat yang bergerak cepat. 

"Hasil tugas akhir mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik diharapkan mampu memecahkan persoalan dan memberikan solusi bagi permasalahan sosial di Aceh dan Indonesia umumnya, bukan hanya sekedar menyelesaikan tugas akhir untuk melengkapi syarat lulus menjadi sarjana semata," harapnya.

Turut hadir dalam kegiatan FGD ini Wakil Dekan I, Ketua Prodi Sekretaris Prodi lingkup FISIP, Senat FISIP, serta Tim Satuan Penjamin Mutu Fakultas dan Prodi.

Iklan Bank Aceh Idul Adha 1442

Komentar

Loading...