Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Enam Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah Abdya Cumlode

Enam Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah Abdya Cumlode

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com – Sebanyak enam mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiya (PTM) Aceh Barat Daya (Abdya) menyelesaikan studi dengan predikat cumlode.

Enam mahasiswa itu diwisuda bersamaan dengan 120 mahasiswa lainnya pada Sabtu (5/12/2020) di aula STKIP Muhammadiyah Abdya dan rapat senat terbuka ke-VIII.

Adapun wisudawan dan wisudawati itu berasal dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) dan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP).

Dari STKIP total 21 mahasiswa yakni; 15 mahasiswa jurusan Bahasa Inggris dan 6 mahasiswa jurusan Matematika.

Sementara STIT sebanyak 99 mahasiswa dari jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) 9 mahasiswa dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI) 90 mahasiswa.

Keenam mahasiswa meraih peringkat lulusan dengan pujian (Cumlode) berasal dari STKIP, yakni  empat orang jurusan Bahasa Inggris; Rossi Kharisma dengan IPK 3,81, Sri Wahyuni Daulay IPK 3,77, Sri Wahyuni IPK 3, 71 dan Ira Zulbariah IPK 3,64. Sedangkan 2 lainnya dari jurusan Matematika Zul Amelita dengan IPK 3,81 dan Rozatul Wulan dengan IPK 3,70.

Ketua STIT Muhammadiyah Abdya, Muchlis MS, MA dalam sambutannya mengatakan,  atas nama seluruh sivitas akademika Perguruan tinggi Muhammadiyah Abdya mengucapkan selamat kepada para wisudawan atas keberhasilannya menyelesaikan studi di perguruan tinggi Muhammadiyah Abdya.

"Yang perlu anak-anak ketahui, setelah lulus masih banyak tantangan yang akan dihadapi. Tantangan itu tidak akan bisa diselesaikan jika hanya mengandalkan kemampuan akademik. Kemampuan akademik perlu ditunjang dengan ketrampilan yang dibutuhkan dalam bekerja," ucapnya.

Kemudian, Muchlis menyebutkan, segala persiapan untuk momen spesial, seremonial wisuda ini telah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Namun, prosesi wisuda di bulan April 2020 harus diurungkan demi kebaikan bersama karena WHO menetapkan Covid-19 sebagai pandemi global. 

Selain itu, tambahnya, sejumlah imbauan pun dikeluarkan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona meluas. 

"Oleh sebab itu, kami dengan berat hati mengambil keputusan penundaan wisuda di bulan  April 2020. Hal itu semata-mata kami lakukan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19," kata Muchlis.

Sementara itu, Sekda Abdya, Drs. Thamrin mengatakan, pemerintah Abdya dan masyarakat pantas berbahagia dan berbangga hati, karena putra-putri terbaiknya kini akan segera bergabung dan bergandengan tangan dengan seluruh komponen masyarakat untuk bekerja keras, bahu membahu, dan mengejar keberhasilan serta masa depan yang lebih baik.

"Perlu kami sampaikan juga bahwa hingga saat ini SDM unggul masih menjadi tuntutan utama dalam rangka menyongsong era emas Indonesia, bapak presiden Jokowi dalam berbagai forum mengutarakan bahwa membangun SDM unggul merupakan prioritas utama pemerintah Republik Indonesia," katanya.

Oleh sebab itu, sambungnya, dalam suasana yang dipenuhi rasa bahagia dan syukur ini semoga bisa menjadi pengingat dan pemicu semangat, sehingga bisa menggapai mimpi di masa depan. Apalagi ke depan akan ada rekrutmen CPNS untuk formasi Guru. 

"Jadi bersemangatlah adik-adik dalam berkompetisi di dunia kerja. Pada momentum yang sangat bersejarah ini, kami selaku Pimpinan Daerah juga berharap agar para wisudawan yang diwisuda pada hari ini dapat menjadi tenaga-tenaga pendidik yang mau peduli terhadap pendidikan dan pembangunan masyarakat secara keseluruhan," pungkasnya.

Amatan anteroaceh.com dilokasi, proses wisuda tersebut mengikuti protokol kesehatan. 

Komentar

Loading...