Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Empat Pelanggar Syariat di Aceh Utara Dicambuk, Ini Kasusnya

Empat Pelanggar Syariat di Aceh Utara Dicambuk, Ini Kasusnya

LHOKSUKON, ANTEROACEH.com - Kejaksaan Negeri  Lhoksukon, Aceh Utara menggelar eksekusi cambuk  empat terpidana pelanggar Syariat Islam di halaman Kantor kejaksaan setempat, Selasa  (15/9/2020) siang.

Eksekusi cambuk dilakukan terhadap  Riki Aulia (22), terpidana pelecehan seksual terhadap anak,  berdasarkan putusan majelis hakim Mahkamah Syariah Lhoksukon pada 06 Agustus 2020. Pemuda ini divonis 105 kali cambuk setelah dikurangi masa tahanan selama lima bulan.

Eksekusi kedua dilakukan terhadap, Jufriadi (18) terpidana jarimah perzinahan dan pelecehan  anak.  Berdasarkan putusan majelis hakim  Mahkamah Syariah Lhoksukon pada 10 Agustus 2020. Divonis  100 kali cambuk setelah dikurangi masa tahanan  10 bulan.

Kemudian terpidana Juanda (26)  dicambuk 75 kali setelah dikurangi masa tahanan  15 bulan. Dia dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Syariah, karena melukan pemerkosaan dan pelecehan terhadap anak.

Selanjutnya terpidana terakhir, Zulfahmi (22) dicambuk oleh algojo sebanyak 35 kali setelah dikurangi masa tahanan 5 bulan. dia divonis bersalah oleh Mahkamah Syariah Lhoksukon pada 24 Oktober 2019 lalu karena berzina dengan anak dibawah umur.

Menurut Kejari Lhoksukon, Pipuk Firman Priyadi dua terpidana langsung dibebaskan setelah menjalani eksekusi, masing-masing  Riki Aulia dan Zulfahmi.

“Keduanya langsung bebas setelah jalani eksekusi, sedangkan dua lainnya harus menjalani sisa hukuman yaitu kurungan penjara,” jelas  Kejari.

Terpidana  Jufriadi setelah dicambuk 100 kali  harus menjalani kurungan selama 60 bulan, sedangkan Juanda harus menjalani sisa kurungan selama 180 bulan lagi.

“Mereka  terbukti melakukan pemerkosaan terhadap anak, dengan jumlah hukuman berbeda. Setelah eksekusi, terpidana harus menjalani rawatan medis, setelah dinyatakan kondisi stabil baru dibebaskan, sedangkan dua lagi dikembalikan ke rutan,” sebutnya Firman.

Komentar

Loading...