Empat Anak Piatu Huni Rumah Terpal, Baitul Mal Aceh Utara Bantu Rumah Darurat

Empat Anak Piatu Huni Rumah Terpal, Baitul Mal Aceh Utara Bantu Rumah Darurat

LHOKSUKON, ANTEROACEH.com - Satu keluarga tak mampu  di Gampong Lhok Krek, Kecamatan Sawang, Aceh Utara menghuni rumah bermaterial terpal biru. Kondisi menyedihkan tersebut dirasakan Muhibuddin (46) dan keempat anaknya sejak empat bulan lalu. 

Kondisi rumah nyaris tanpa dinding itupun menyebar di media sosial setelah diposting di salah seorang di akun facebooknya sejak sepekan lalu. Mirisnya lagi keempat anak petani miskin tersebut sudah ditinggal ibunya yang meninggal dunia akibat kecelakaan beberapa tahun lalu.

Kabar tersebut akhirnya diketahui oleh Baitul Mal Aceh Utara, kemudian pada Sabtu (5/6/2021)  Kepala Baitul Mal Kabupaten Aceh Utara Tgk Yusradi Ismail bersama tim mengunjungi rumah tersebut dan menemui Muhibuddin dan keempat anaknya.

Saat itu Tgk Yusradi ikut  didampingi Ketua Komisi 5 DPRK Aceh Utara Nazirahdi, Geuchik Gampong dan Kepala Baitul Mal Gampong Lhok Krek yang juga menjabat sebagai teungku imum gampong.

Saat diajak bicara, Muhibuddin mengaku tidak punya uang untuk membangun rumah layak untuk anak-anaknya. Pendapatannya sebagai petani jauh dari harapan. Jangankan untuk membeli kayu atau bahan bangunan, untuk makan sehari-hari saja ia nyaris tak mampu.

“Saya balut terpal karena tidak punya biaya untuk membuat dinding. Kalau hujan airnya masuk dan banyak bocor. Bahkan genangan air hujan juga masuk ke dalam rumah,” ungkap Muhib dengan nada sedih.

Selanjutnya, Tgk Yusradi akrab disapa Tgk Yus mengatakan  Baitul Mal  akan membangun rumah darurat untuk Muhibuddin dan anak-anaknya dalam waktu dekat.

“InsyaAllah Baitul Mal Aceh Utara akan membangun rumah tanggap darurat kepada saudara kita Mahibuddin, sehingga beliau bisa mengasuh anak piatu yang menjadi tanggungan beliau secara maksimal,” ujar Tgk Yus.

Ia menilai, pak Muhibuddin sosok ayah yang sangat baik, sekalipun hidup dengan serba kekurangan namun masih berusaha menyerahkan anaknya ke Dayah Abu Hasballah Keutapang, Nisam.

Komentar

Loading...