Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Duda Dua Anak di Banda Aceh Setubuhi Gadis 17 Tahun  

Duda Dua Anak di Banda Aceh Setubuhi Gadis 17 Tahun  
Pelaku AS saat diamankan di Mapolresta Banda Aceh

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Seorang duda berinisial AS (46) warga Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh ditangkap polisi atas dugaan persetubuhan terhadap seorang gadis 17 tahun berinisial NA. 

Aksi persetubuhan itu terjadi pada 17 September 2020 lalu di semak-semak samping kuburan Tionghoa, Geundring, Kawasan Mata Ie, Aceh Besar.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto melalui Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha mengatakan AS merupakan seorang duda yang sudah pernah menikah dua kali dan mempunyai dua anak dari hasil pernikahannya.

"Pelaku sudah pernah menikah, sebelumnya istrinya meninggal karena tsunami dan kembali menikah pada tahun 2006, tapi sudah cerai sejak tahun 2010. Sudah punya dua anak dari pernikahan pertama dan kedua," terang AKP M Ryan Citra Yudha kepada anteroaceh.com, Kamis (7/1/2021).

Lalu lanjutnya, pelaku dan korban menjalin hubungan dengan status berpacaran. Saat kejadian, AS mengajak NA untuk jalan-jalan dengan sepeda motor. 

Saat melintasi seputaran kuburan Cina kawasan Mata Ie, pelaku memberhentikan motornya dan mulai menyentuh korban dengan menciuminya.

"Tidak sampai disitu, pelaku merebahkan badan korban ke semak - semak dan langsung melakukan hubungan layaknya suami istri, dan pada saat itu, korban berusaha teriak namun karena bujuk rayu pelaku disertai ketakutan, akhirnya korban menuruti kemauan pelaku," terang Ryan.

Pelaku dikatakan Kasat juga mengeluarkan spermanya ke celana dalam yang dikenakan korban saat itu dan setelah memuaskan hasratnya, pelaku mengantar korban kembali ke rumahnya dan mengatakan untuk tidak memberitahukan kepada siapapun kejadian yang baru dialami.

Pasca kejadian tersebut, korban sering menyendiri dan sempat kabur dari rumah.

Karena melihat gelagat aneh NA, orang tua NA menanyakan permaslaahan yang dihadip sehingga ia menceritakan kejadian yang telah menimpanya yang selama ini dipendam. 

Tak terima dengan perbuatan pelaku, Ayah korban langsung membuat laporan ke polisi pada awal bulan Desember 2020.

Setelah menerima laporan, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan serta penyidikan kasus, melengkapi berkas - berkas dan memeriksa saksi, yaitu korban sendiri. 

Pelaku AS akhirnya ditangkap dirumahnya di Kuta Alam pada, Rabu (6/1) dini hari dan kini mendekam di sel tahanan Polresta Banda Aceh.

Jika terbukti AS akan dijerat dengan Pasal 50 Jo Pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat

Komentar

Loading...