Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Dua Warga Aceh Besar Dibekuk Polisi karena Sabu

Dua Warga Aceh Besar Dibekuk Polisi karena Sabu

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Satresnarkoba Polresta Banda Aceh membekuk dua warga asal Aceh Besar berinisial FS (41) dan IKH (43) di pinggir jalan kawasan Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar

Keduanya ditangkap pada Jumat, (8/1/2021) karena diduga telah menggunakan narkoba jenis sabu.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto melalui Kasatresnarkoba AKP Raja Aminuddin Harahap mengatakan penangkapan dilakukan berdasarkan laporan warga setempat karena perbuatan kedua pelaku kerap kali meresahkan warga setempat

“Penangkapan terhadap pelaku FS dan IKH atas laporan warga setempat. Di mana kegiatan yang dilakukan oleh kedua pelaku tersebut sudah sangat meresahkan warga setempat,” ungkap AKP Raja Aminuddin Harahap dalam keterangan yang diterima anteroaceh.com, Sabtu (9/1/2021)

Saat dilakukan penangkapan, lanjutnya polisi juga turut mengamankan barang bukti berupa tujuh bungkusan plastik yang berisikan narkotika jenis sabu seberat 2,05 gram, satu bungkus ganja seberat 8,96 gram, satu tutup botol mineral yang sudah dimodifikasi untuk alat hisap dengan dua lubang, tiga pipet bening, satu pipa kaca dan juga satu unit timbangan digital.

Menurut pelaku FS, narkotika jenis sabu sebanyak satu bungkus didapat dengan harga Rp. 1,5 juta dari MJ di persimpangan Lamjamee.

"MJ kini ditetapkan sebagai DPO. Maksud dan tujuan pelaku FS memiliki narkotika jenis sabu selain dipergunakan sendiri, juga mencari keuntungan dengan cara menjual kepada orang lain," sebut Kasatresnarkoba.

Dikatakannya lagi kedua pelaku menggunakan narkotika tersebut disebuah rumah di Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar dengan peralatan yang sudah disiapkannya pada hari Selasa (5/1/2021) sekitar jam 19.00 WIB.  

Namun, kegiatan yang dilakukan oleh kedua pelaku tercium warga sehingga melaporkan kepihak berwajib.

"Saat ini, kedua pelaku mendekam disel tahanan Polresta Banda Aceh untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dan dijerat dengan Pasal 111 ayat (1) Jo Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 114 Ayat (1) Jo pasal 127 ayat (1) huruf a  dari UU No.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara selama 12 tahun," pungkas Kasatresnarkoba Polresta Banda Aceh, AKP Raja Aminuddin Harahap.

Komentar

Loading...