Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Dua Saksi Kasus Mesum Pasangan Janda dan Brondong di Abdya Mangkir

Dua Saksi Kasus Mesum Pasangan Janda dan Brondong di Abdya Mangkir
Kepala Satpol-PP dan WH Abdya, Riad SE saat dimintai keterangan. Foto: ANTEROACEH.com/ Ilyas   

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com – Dua orang saksi kasus mesum yang melibatkan pasangan non muhrim yang ditangkap pada Sabtu 28 September 2019 di salah satu losmen di Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) hingga saat ini belum memehuni panggilan  Satpol-PP dan WH setempat untuk dimintai keterangan. Keduanya merupakan pemilik losmen dan pekerja losmen tempat pasangan mesum itu ditangkap.

“Saksi yang merupakan pihak hotel sudah kita panggil, tapi belum ada yang hadir, karena satu orang saksi saat ini di luar daerah dan satu lagi sakit,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayahtul Hisbah (Satpol-PP dan WH) Abdya, Riad, SE, saat dimintai keterangan oleh ANTEROACEH.com di Cafe Kopi Lauser, Sabtu, (19/10/2019).

Adapun kedua pelaku yang melanggar Syariat itu, kata Riad, masing-masing IJS (28)  merupakan warga Aceh Selatan dan seorang janda yang sudah memiliki satu anak berinisial IA (35) warga Kecamatan Susoh, Kabupaten Abdya.

”Sebelumnya kita juga sudah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada Kejari Abdya untuk melakukan penyidikan.,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Riad menegaskan bahwa Satpol-PP dan WH Abdya akan terus membasmi kasus mesum hingga sampai ke akar-akarnya. Sebab menurutnya, kasus tersebut sangat meresahkan masyarakat Abdya.

“Kita berharap kasus ini kedepan tidak ada lagi di Abdya yang kita cintai ini, karena selain memalukan wilayah sendiri, kasus ini memang sangat dilarang dalam agama Islam,” pungkas Kasat Pol-PP dan WH Abdya.

Sebelumnya diberitakan, Satpol-PP dan WH Abdya telah melakukan pengerebekan terhadap pasangan non-muhrim disalah satu losmen di Abdya.

Saat digrebek keduanya telah melakukan hubungan layaknya suami istri namun perbuatan itu terhenti setelah dilakukan pengerebekan oleh personil Satpol-PP dan WH.

Penggerebekan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang sering melihat IA janda sau anak itu keluar masuk losmen dengan pasangan gonta-ganti. Berkat laporan itulah akhirnya pihak Satpol-PP dan WH Abdya berhasil mengungkapkan kasus tersebut.

Komentar

Loading...