Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Dua Pria Mengaku Wartawan Diangkut Petugas ke Polres Subussalam

Dua Pria Mengaku Wartawan Diangkut Petugas ke Polres Subussalam

SUBUSSALAM, ANTEROACEH.com - Dua pria yang mengaku sebagai wartawan diangkut petugas ke Mapolres Subussalam pada Kamis (30/1/2020) siang. Pasalnya keduanya diduga berusaha memeras sejumlah pihak di kota itu dengan mencatut nama Metro dan Surya Paloh.

Parahnya lagi, kedua pelaku  yaitu FH dan JS berasal dari Aceh Tenggara, datang ke Subussalam berusaha meminta uang kepada Isrianti kepala Puskesmas  Simpang Kiri, yang tak lain istri salah satu perwira Polres setempat.

Kejadian itu akhirnya diketahui pihak kepolisian setelah salah seorang istri wartawan yang bekerja di Puskesmas tersebut mempertanyakan perihal keduanya mengaku dari Metro TV dan bawa-bawa nama Surya Paloh 

“Keduanya datang ke Puskesmas meminta uang, kemudian kedoknya ketahuan setelah istri saya menanyakan perkara metro tv ke yang bersangkutan,  karena saya wartawan Metro TV wilayah Subussalam,” sebut Erdian kontributor Metro TV.

Mendengar pertanyaan itu, lanjut Erdian, keduanya terlihat panik dan tampak tergesa-gesa meninggalkan Puskesmas, malah uang yang dipegang salah satu pelaku terjatuh dilantai.

 “Istri saya melihat kejadian itu, kemudian mengabari saya.Merasa resah, karena nama Metro TV dan Surya Paloh dicatut selanjutnya informasi itu saya sampaikan di beberapa grup Whatsapp hingga akhirnya saya dapat kabar keduanya dijemput polisi saat sedang beraksi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sekitar pukul 1 siang,” terang Erdian.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Subussalam AKP Sumasdiono saat dikonfirmasi  kemarin membenarkan ada dua pria asal Aceh Tenggara diamankan di Polres oleh petugas Sat Intel. Namun keduanya berstatus terperiksa.

“Kabarnya pelaku meresahkan banyak pihak, namun sampai saat ini belum ada yang membuat laporan, termasuk dari kepala Puskesmas. Kedunya masih kita periksa,” singkat Kasat.

Dimaafkan

Kemudian informasi terkini, Jumat (31/1/2020) siang, sejumlah pihak menjadi korban sudah memaafkan kedua pria itu , dan kasus tersebut tidak dilanjutkan ke proses hukum. Keduanya hanya dikenakan  menjalani hukuman ringan di Polres sebagai efek jera.

“Perkaranya sudah kelar bang, karena Metro TV dan saya sudah memaafkan keduanya. Dan sudah membuat surat tidak mengulangi perbuatan serupa,” sebut Erdian.

Komentar

Loading...