DPRA Sudah Rampungkan Empat Rancangan Qanun Prioritas Tahun 2020

DPRA Sudah Rampungkan Empat Rancangan Qanun Prioritas Tahun 2020
Bardan Saidi, Wakil Ketua Banleg DPRA. Foto: Istimewa

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com – Hingga akhir bulan Oktober Badan Legislasi (Banleg) DPRA telah merampungkan empat rancanagan qanun (Raqan) prioritas tahun 2020. Sementara empat lainnya sedang dibahas.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Banleg DPRA, Bardan Sahidi saat dihubungi anteroaceh.com, Senin (26/10/2020).

Ia mengatakan sebanyak delapan dari sepuluh raqan sudah berjalan dan sedang dipersiapkan untuk diparipurnakan.

"Raqan untuk 2020, sudah jalan delapan qanun dari dua belas qanun yang sedang dipersiapkan untuk diparipurnakan. Sepuluh prioritas itu menyelesaikan program legislasi tahun sebelumnya," terang Bardan Sahidi.

Bardan mengatakan ada empat raqan yang sudah rampung, yaitu Perubahan Qanun atas Retribusi Aceh, Qanun Aceh tentang Perlindungan Lahan Pertanian, Qanun Kawasan tanpa Rokok dan Qanun Perlindungan Petani.

"Sementara, yang sedang dijalani adalah Qanun Pertanahan, Qanun tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Qanun Kawasan Industri Aceh dan Qanun tentang Pendidikan Kebencanaan," tambahnya.

Selain itu, sisa qanun lainnya masih dalam proses pembahasan. Bardan mengatakan ada beberapa kendala yang dihadapi pihaknya yang membuat proses pembahasan raqan tidak berjalan optimal.

Ia menjelaskan selama masa pandemi semua pembahasan tidak bisa dihadiri lebih dari 20 orang, sementara anggota dari badan legislasi ada 15 orang, belum termasuk hitungan kehadiran SKPA.

Ia menilai penerapan protokol kesehatan sangat ketat, bahkan ketika hendak melakukan konsultasi ke kementerian lembaga terkait juga dilakukan secara daring.

"Kalau pembahasan qanun itukan dirasakan tidak puas kalau hanya dibahas melalui aplikasi zoom, seharusnya bertemu dan kita lihat pasal per pasal, ya walupun rapat dengar pendapat umum kemarin kita terbuka sih di gedung utama dengan tetap menjaga jarak," pungkas Bardan Sahidi.

Komentar

Loading...