Dinkes Aceh Selatan Gelar Pelatihan Menulis 

Dinkes Aceh Selatan Gelar Pelatihan Menulis 
Perserta dan pemateri berfoto bersama setelah kegiatan pelatihan menulis yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Aceh Selatan (Foto: ist)

TAPAKTUAN – Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Selatan melalui bidang Promosi Kesehatan menggelar pelatihan menulis bagi petugas promkes Puskesmas dalam Kabupaten tersebut, Kamis (4/11/2021).

Kegiatan pelatihan pengembangan media promosi kesehatan bagi tenaga kesehatan tahun 2021 itu dipandu oleh Kasi Promkes Dinkes Aceh Selatan, Surya Darma dengan  pemateri Ihsan Yunadi, praktisi media yang juga Pemimpin Umum ANTEROACEH.com. 

Surya Darma saat menyampaikan pengantar kegiatan, meminta peserta serius mengikuti pelatihan, dengan harapan kedepan bisa ikut terlibat dalam pengembangan media Promkesceria.com yang saat ini tengah dirintis. 

“Media Promkes Ceria ini adalah media sosialisasi milik Dinkes yang masih dalam tahapan persiapan dan akan kita kembangkan bersama, saya berharap teman-teman bisa berkontribusi nantinya,” kata Surya. 

Ia berharap kedepan tenaga Promkes dari masing-masing Puskesmas bisa memahami cara dan tata penulisan informasi yang benar dan sesuai kaidah jurnalistik. 

Sementara itu, Ihsan Yunadi dalam paparannya menjelasakan, pengetahuan ilmu jurnalistik tidak hanya semata-mata harus dikuasai oleh seorang jurnalis, semua orang lintas profesi, termasuk tenaga kesehatan membutuhkan pengetahuan dasar jurnalistik, telebih dalam kegiatan-kegiatan promosi.

“Untuk menjalankan kegiatan promosi seperti yang digagas oleh Dinas Kesehatan Aceh Selatan melalui promkesceria.com, maka kita perlu memahami dasar-dasar jurnalistik, agar promosi maupun sosialisai yang disampaikan nantinya bisa dipahami bahkan bisa membawa pengaruh positif bagi masayarakat,” terang Ihsan.

Menurut Ihsan, kemampuan menulis itu bukanlah bakat yang dibawa sejak lahir, namun sesuatu yang harus terus dilatih, semakin sering diasah maka hasilnya akan semakin baik. 

"Jadi, semua orang itu berpotensi bisa menulis, namun harus terus diasah agar berkambang lebih baik, dengan banyak membaca bisa mempercepat dan mempertajam kemampuan menulis," tambahnya.

Selain itu, Ihsan juga memberikan penjelasan panjang lebar mengenai teknik penulisan dan membagikan kiat-kiat menulis yang baik kepada peserta, sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.

Bahkan dalam kesempatan yang sama Ihsan juga sempat menyinggung mengenai Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Dalam Kode etik Jurnalistik jelasnya, memuat berbagai aturan dan batasan-batasan yang boleh dan tidak boleh dimuat dalam sebuah tulisan.

“Kode Etik Jurnalistik ini adalah rambu-rambu dalam menulis, disana dimuat kaidah-kaidah dan batasan-batasan yang boleh dan tidak boleh ditulis, semuanya secara detail diatur” sambung Ihsan.

Komentar

Loading...