Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Diduga Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria Nagan Raya Ditangkap Polisi

Diduga Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria Nagan Raya Ditangkap Polisi

SUKA MAKMUE, ANTEROACEH.com - MZ (50) warga Gampong Ranto Selamat Kecamatan Tadu Raya, Nagan Raya dilaporkan polisi oleh orang tua korban atas dugaan telah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap putrinya yang masih berusia 15 tahun, Sabtu (26/ 9/ 2020) sekitar pukul 02.00 dini hari.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Risno melalui Kasat Reskrim, AKP Fadilla Aditya Pratama mengatakan kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat (25/ 9/ 2020) sekitar pukul 22.30 WIB. 

"Saat itu salah seorang saksi melihat MZ dan korban masuk ke dalam kamar atau bilik asrama, lalu saksi tersebut menceritakan apa yang dilihatnya kepada dua orang saksi lainnya," terang AKP Fadilla Aditya.

Lalu lanjut Kasat, ketiga saksi tersebut datang untuk melihat langsung apa yang MZ dan korban lakukan di sana. Namun, setelah sampai ditempat mereka bertiga tidak dapat melihat apapun karena di dalam kamar atau bilik asrama tersebut gelap gulita tanpa penerangan

"Kemudian mereka bertiga mendobrak pintu kamar atau bilik asrama tersebut dan mendapati pelaku dan korban sedang berduaan," tambahnya

Oleh salah seorang saksi, korban langsung di bawa pulang ke rumahnya dan menceritakan kejadian tersebut kepada orang tua korban. 

Merasa tidak terima, orang tua korban melaporkan pelaku ke Polres Nagan Raya untuk di tindak lanjuti dan diproses secara hukum yang berlaku.

Atas perbuatannya, MZ akan disangkakan dengan Pasal 76D UU.RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Pasal 81 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) UU.RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah penganti UU.RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan ke dua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang.

"Pelaku telah diamankan dan selanjutnya akan kita lakukan penahanan dan melengkapi berkas perkara," pungkas Kasat Reskrim AKP Fadilla Aditya.

Komentar

Loading...