Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Diduga Peras Bupati Aceh Barat, Polisi Tahan Tgk Janggot dan Tgk Azis

Diduga Peras Bupati Aceh Barat, Polisi Tahan Tgk Janggot dan Tgk Azis

MEULABOH, ANTEROACEH.com - Satreskrim Polres Aceh Barat menahan Zahidin alias Tgk. Janggot warga Bakongan, Aceh Selatan dan T. Abdul Aziz alias Tgk. Aziz warga Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya atas dugaan pemerasan terhadap Bupati Aceh Barat, Ramli MS yang dilakukan pada Februari 2020 silam.

Polisi menahan Tgk. Janggot pada Senin (8/2/2021) malam kemudian selang beberapa hari pada Rabu (10/2) malam kembali menahan Tgk. Aziz setelah melalui proses pemeriksaan oleh penyidik.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Andrianto Argamuda melalui Kasatreskrim, AKP Parmohonan Harahap membenarkan pihaknya telah menetapkan tersangka terhadap kedua orang tersebut dan melakukan penahanan.

"Iya benar, keduanya ditahan berdasarkan beberapa alat bukti yang cukup jelas," ungkap AKP Parmohonan Harahap saat dihubungi anteroaceh.com, Kamis (11/2/2021) pagi.

Adapun alat bukti tersebut, sebutnya berupa tiga lembar surat kuasa khusus dengan kop jurnal bhayangkara perwakilan Aceh dan satu lembar masing-masing surat keterangan ketua KPA Aceh barat yang ditandatangani oleh T. Idrus alias Rawon, kwitansi yang bertuliskan Rp150 juta yang juga ditandatangani oleh T. Idrus alias Rawon serta surat yang bertuliskan dana - dana lain yang tidak ada kwitansi dengan jumlah uang tertulis senilai Rp139 juta.

Kedua tersangka diduga telah melakukan tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan, ancaman penistaan, kejahatan terhadap kekuasaan umum, penistaan dengan tulisan dan atau penghinaan.

Keduanya terancam dijerat pasal 335 ayat (1)  dan (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 1 tahun atau denda sebanyak-banyaknya Rp. 4.500,-.

Kemudian juga pasal 207 KUHPidana dengan ancaman penjara paling lama satu tahun enam bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp. 4.500, Pasal 311 ayat (1) KUHPidana dengan ancama hukuman penjara paling lama empat tahun.

"Juga pasal 310 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara sembilan bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp. 4.500, Pasal 53 ayat (1) KUHPidana, Pasal 55 KUHPidana dan Pasal 56 KUHPidana," pungkas Kasatreskrim Polres Aceh Barat, AKP Parmohonan Harahap.

Komentar

Loading...