Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Diduga Lakukan Penambangan Ilegal, Eksavator Milik Anggota DPRK Simeulue Diamankan Polisi

Diduga Lakukan Penambangan Ilegal, Eksavator Milik Anggota DPRK Simeulue Diamankan Polisi

SINABANG, ANTEROACEH.com – Sebuah eksavator milik anggota DPRK Simeulue berinisial SY (45) diamankan polisi karena melakukan penambangan galian C secara illegal atau tak berizin di Desa Sanggiran kecamatan Simeulue Barat.

Kapolres Simeulue AKBP Agung Surya Prabowo melalui Kasat Reskrim, IPDA Muhammad Rizal mengatakan pertambangan ilegal tersebut tidak memiliki izin dan berdampak negatif terhadap lingkungan.

“Bahan material dari hasil kegiatan pertambangan ilegal tersebut diduga dijual kepada pihak kontraktor yang digunakan untuk berbagai kegiatan penimbunan jalan dan sekolah,” terang Muhammad Rizal, Minggu (31/8/2020).

Ia mengatakan pengungkapan kasus pertambangan illegal itu berdasarkan laporan informasi, kemudian tim Elang Resmob Sat reskrim Polres Simeulue melakukan penyelidikan ke TKP.

Hasilnya, Tim Elang mengamankan barang bukti sebuah eksavator yang melakukan penamngan illegal di lokasi, selain itu petugas juga mengamankan pemilik kegiatan berinisial IR dan AL, seorang operator eksavator berinisial MJ, seorang supir mobil trado berinisial AD dan satu orang penanggung jawab eksavator dan mobil trado berinisial ZN.

Saat ini satu unit alat berat eskavator atau Beco warna oren merek Hitachi ZA/210 sudah diamankan di Mapolres Simeulue dan sudah pasangi police line.

Sementara lim orang yang sempat dibawa ke Mapolres untuk diperiksa telah dikembalikan kepada keluarganya dan direncanakan akan dipanggil untuk pemeriksaan lanjutan.

“Atas perbuatannya, rekanan untuk sementara ini dijerat Pasal 158 Jo pasal 35 Undang- Undang nomor 3 tahun 2020 Perubahan atas undang Undang nomor 4 tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara,” pungkas Muhammad Rizal.

Komentar

Loading...