Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Diduga Cekcok Karena Warisan, Dua Warga Aceh Selatan Jadi Korban Sabetan Parang  

Diduga Cekcok Karena Warisan, Dua Warga Aceh Selatan Jadi Korban Sabetan Parang  

TAPAKTUAN, ANTEROACEH.com- Dua orang warga Gampong Pinto Rimba, Kecamatan Trumon Timur, Aceh Selatan yaitu M. Tudin (59) dan Saudah (70)  terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat terkena sabetan parang, Senin (15/6/2020).

Kapolres Aceh Selatan AKBP Ardanto Nugroho melalui Kapolsek Trumon Timur, Iptu Jumanto mengatakan, sabetan parang yang diterima dua warga tersebut bermula dari cekcok  yang diduga disebabkan perkara warisan antara MA (40) dengan M. Tudin

"Penganiayaan tersebut terjadi karena adanya perdebatan perebutan warisan tanah," ucap Iptu Jumanto saat dikonfirmasi anteroaceh.com.

Jumanto menceritakan, awalnya MA hendak pergi ke gelombang dengan mengendari motor, namun setibanya di depan Musholla Dusun Suak Raya, M. Tudin (59) menghadang dan hendak membacoknya dengan sebilah parang.

“MA menghindar dengan melompat namun M.Tudin membacok sepeda motor miliknya dan melakukan pengejaran,”

Saat berusaha merebut parang kata Kapolesek, terjadilah tarik menarik yang membuat muka M.Tudin terkena sabetan parang.

Kemudian MA langsung melempar parang yang direbutnya ke samping M.Tudin dan lari untuk mengamankan diri serta menelpon istrinya untuk segera menghubungi pihak kepolisian.

“Setelah kejadian tersebut M. Tudin mencari MA kerumahnya namun tidak bisa ditemukan,” tambahnya.

Namun lanjut Kapolsek, dengan sebab yang tidak diketahui, ia melukai Saudah (70) yang tak lain adalah ibu MA dengan parang, hingga mengakibatkan luka sabetan di Paha atas sebelah kiri.

Masyarakat sekitar yang melihat segera membawa Saudah ke puskesmas Krueng luas untuk diberi perawatan.

Sedangkan M.Tudin sambungnya, juga ikut di bawa ke puskesmas untuk diberi perawatan dan selanjutnya dirujuk Ke RSUD. Yulidin Away Tapaktuan.

MA kata Jumanto, saat ini sudah diamankan di Mapolsek setempat, untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

"Untuk Kasus Tindak pidana penganiayaan tersebut telah dilimpahkan Ke Reskrim Polres Aceh Selatan untuk dilakukan Penyidikan lebih Lanjut," tutup Iptu Jumanto

Komentar

Loading...