Diberikan Tempat Tinggal, Pemuda Aceh Tamiang Malah Curi Emas dan Perhiasaan

Diberikan Tempat Tinggal, Pemuda Aceh Tamiang Malah Curi Emas dan Perhiasaan

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - seorang pemuda berinisial NFS (29) warga Aceh Tamiang ditangkap polisi di Gampong Baet, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, Jum'at (7/5/2021).

NFS ditangkap atas dugaan melakukan pencurian sejumlah emas dan perhiasan milik korban Sigit Suparmanto (29) warga Jawa Timur yang menetap Gampong Ajun, Aceh Besar.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto melalui Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha mengatakan tindak kejahatan tersebut berawal pada bulan September 2020 silam ketika pelaku berkenalan dengan korban melalui media sosial.

"Kemudian korban menawarkan NFS tinggal sementara bersamanya dirumah korban sembari pelaku mencari tempat tinggal sendiri atau rumah kos," ucap AKP M Ryan Citra Yudha dalam keterangannya, Sabtu (8/5/2021)

Pelaku, sambung Kasatreskrim sempat tinggal selama tiga hari di rumah korban dan dihari terakhir, pelaku menggasak sejumlah emas dan perhiasan di lemari korban sebelum akhirnya berpamitan pergi.

Disaat pelaku tinggal di sana, sebut Kasatreskrim pelaku juga menyempatkan diri membersihkan rumah dan juga memiliki kesempatan masuk ke kamar korban. Namun, disaat itulah pelaku sempat melihat isi lemari korban yang berisi sejumlah barang berharga yang tersimpan dalam sebuah kotak.

Akan tetapi, pelaku baru mengambil barang tersebut dihari terakhir ia memutuskan untuk tinggal di sana. Sebelum meninggalkan rumah, sebut AKP Ryan,  ia juga sempat berpamitan kepada sang pemilik rumah yang saat itu sedang bekerja di salah satu instansi pemerintahan di Banda Aceh

"Korban baru kembali ke rumahnya sekitar pukul 19.30 WIB, namun di saat merapikan pakaian di dalam lemari, ia melihat barang berharga miliknya hilang," ucapnya

Atas kejadian yang menimpanya tersebut, korban kemudian membuat laporan polisi pada Kamis (6/5/2021) malam.

Adapun harta benda berharga yang hilang diantaranya berupa lima untai emas antam seberat 60 gram, satu untai gelang emas lotus dengan berat 13,7 gram, dua untai kalung emas UBS seberat 10,15 gram dan beberapa perhiasan lainnya.

Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku akhirnya ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan. Dikatakan AKP Ryan, keseluruhan emas korban telah dijual dan uangnya dipakai untuk membeli perlengkapan rumah dan membayar cicilan sepeda motor. Kemudian sebagiannya lagi juga telah dipakai untuk bersenang-senang di Medan.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti antara lain kulkas, dispenser, bantal, tempat tidur serta sepeda motor Honda PCX.

"Atas kejadian tersebut, NFS harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di sel Polresta Banda Aceh serta dijerat Pasal 362 KUHP dengan kurungan penjara selama lima tahun," pungkas Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, AKP M Ryan Citra Yudha 

Komentar

Loading...