Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Debu Truk Proyek KP3 Lhokseumawe Ganggu Pengguna Jalan 

Debu Truk Proyek KP3 Lhokseumawe Ganggu Pengguna Jalan 

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Pengguna jalan di kawasan KP3 Kota Lhokseumawe mengeluh kondisi jalan berdebu dan kerap becek akibat lalu-lalang truk material proyek  pembangunan tata ruang kawasan kumuh di pesisir pantai tersebut.

Selain itu material tanah liat yang berjatuhan di badan jalan juga membuat jalan menjadi jorok. Saat kondisi panas terik berubah menjadi berdebu, apalagi saat banyak lalu lalang kendaraan bermotor, debu sampai ke cafe-cafe terdekat.

“Ini kawasan Kota, seharusnya kandaraan truk material  tidak bisa masuk sembarang apalagi sampai mengganggu pengguna jalan dan debu sampai ke cafe-cafe sekitarnya,” ungkap Nasrullah (34)  warga Banda Sakti juga karyawan toko butik di KP3, Rabu (17/2/2021).

Ia berharap ada perhatian dari pihak pelaksana proyek untuk mencari solusi agar pelaksanaan proyek tersebut tidak mengganggu lingkungan. Salah satu cara, bisa mencari rute alternatif lain untuk lintasan truk material.

Sementara itu PPK Satker Pelaksanaan  Prasarana Permukiman Provinsi Aceh, Aldi saat dihubungi, Kamis (18/2/2021) menyebutkan sudah mendapatkan laporan keluhan tersebut dan sudah menyampaikan hal itu ke pihak rekanan agar ditangani.

“Kami sudah mendapat laporan itu dan sudah disampaikan ke pihak rekanan untuk ditangani, jalan harus dibersihkan dari material tanah. Agar ke depan masyarakat tidak terganggu dengan pekerjaan proyek tersebut,” sebut Aldi.

Ia menambahkan, proyek tata kawasan kumuh tersebut bernilai Rp 12 miliar sumber bantuan dana  dari Islamic Development Bank (IsDB) tahun 20201. Dan proyek tersebut dilakukan oleh PT Krueng Meuh. 

Informasi lainnya, pembangunan kawasan bantaran pantai itu dikerjakan sepanjang 1 kilometer lebih, dan  saat ini terpaksa dihentikan sementara waktu, karena  terjadi pasang air laut.

Komentar

Loading...