Curi Pompa Air Milik Gampong, Warga Abdya Ditangkap Polisi, Tiga DPO 

Curi Pompa Air Milik Gampong, Warga Abdya Ditangkap Polisi, Tiga DPO 
Pelaku dan mesin pompa air hasil curian

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com - WY (38) warga Gampong Kaye Aceh, Kecamatan Lembah Sabil, Aceh Barat Daya (Abdya) diringkus polisi karena mencuri mesin pompa air milik gampong Alue Rambot, Kecamatan setempat.

Menurut informasi yang diterima anteroaceh.com, pelaku berjumlah lima orang, satu berhasil ditangkap tiga masih DPO dan satu orang penadah.

Kapolres Abdya, AKBP Muhammad Nasution melalui Kapolsek Manggeng, AKP Syamsuir mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari laporan Pj. Keuchik Alue Rambot, Syawal. Dalam laporannya Syawal mengatakan, mesin pompa air milik gampong yang digunakan untuk mengaliri air sawah telah hilang dicuri.

"Menerima laporan itu, polisi dari Polsek Manggeng melakukan penyelidikan dan mencari pelaku dan penadah barang tersebut," ungkapnya saat dikonfirmasi anteroaceh.com, Kamis (27/5/2021).

Setelah mengetahui pembali mesin curian tersebut, polisi langsung menuju ke tempat penadah berinisial SY (40) warga Gampong Lhok Pawoh, Kecamatan Manggeng.

“Penadah ini merupakan seorang perempuan dan saat ini dia belum kita tahan, SY mengaku membeli pompa air itu seharga Rp. 10 juta,” kata Kapolsek,

Harga beli SY itu jauh dibawah harga pasaran mesin pompa air merk Diesel itu yang berkisar Rp. 20 juta sampai Rp. 25 juta.

“Mesin yang dicuri ini mesin baru yang dibeli menggunakan dana desa (DD),” tambah Syamsuir.

Kemudian, kata dia, setelah melakukan penyelidikan terhadap penadah SY, polisi kemudian menangkap pelaku WY di rumahnya, Rabu (26/5) malam sekitar pukul 23.00 WIB. 

“Pelaku juga mengakui dirinya ikut terlibat dalam pencurian mesin pompa air  itu dan mendapat bagian Rp. 2, 5 juta dari hasil menjual mesin tersebut,” pungkasnya.

Komentar

Loading...