Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Curi Emas Istri untuk Foya-foya di Medan, Seorang Suami di Nagan Raya Ditangkap Polisi

Curi Emas Istri untuk Foya-foya di Medan, Seorang Suami di Nagan Raya Ditangkap Polisi
Petugas kepolisian Polsek Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, Aceh menyerahkan tersangka Umar (71) warga Desa Desa Keudee Aron, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, ke kejaksaan setempat karena karena diduga mencuri perhiasan emas seberat lima mayam atau sekitar 15 gram lebih milik isterinya sendiri, Jumat (26/7/2019). (Istimewa)

SUKA MAKMUE, ANTEROACEH.com - Umar (71), ditangkap polisi karena diduga mencuri perhiasan emas seberat lima mayam atau seberat 15 gram lebih milik isterinya sendiri, Siti (51) warga Desa Kuta Aceh, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya.

Parahnya lagi, pria paruh baya warga Desa Keudee Aron, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat itu menggunakan uang hasil penjualan emas itu untuk berfoya-foyadi Kota Medan, Sumatera Utara.

"Tersangka kita tangkap karena diduga sengaja mencuri perhiasan milik isterinya," kata Kapolres Nagan Raya, Provinsi Aceh, AKBP Giyarto SIK melalui Kapolsek Seunagan, Iptu Nyak Banta kepada Antara, Jumat, 26 Juli 2019.

Kasus pencurian emas tersebut diduga terjadi pada bulan Maret 2o19 lalu. Perhiasan emas yang ia curi seberat 5 mayam lalu ia jual dengan harga Rp 12 juta dan digunakan untuk berfoya-foya di luar daerah.

"Tersangka mengakui perbuatannya pada Juni lalu setelah ditangkap polisi, dan mengakui semua perbuatannya," kata Nyak Banta.

Kasus itu terpaksa dilaporkan kepada polisi oleh salah satu saudara isteri tersangka karena Umar tidak mengakui perbuatannya, serta tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan, dan malah marah-marah kepada sang isteri.

Karena tidak terima dengan perlakuan tersebut, saudara isteri tersangka melaporkan kasus ini kepada polisi dengan harapan kasus tersebut dapat diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

"Saat ini tersangka sudah kita serahkan kepada Kejaksaan Negeri Nagan Raya guna menjalani persidangan di pengadilan," kata Iptu Nyak Banta.

Dalam perkara ini, tersangka Umar dibidik dengan Pasal 362 juncto Pasa 363 ayat (1) huruf 3e juncto Pasal 367 KUHPidana dengan ancaman kurungan penjara paling lama lima tahun penjara.

Sumber : Antara

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...