Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Cabuli Enam Murid SD, Guru Kontrak di Banda Aceh Dirungkus Polisi

Cabuli Enam Murid SD, Guru Kontrak di Banda Aceh Dirungkus Polisi

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com – SB (39) Seorang guru kontrak disalah satu Sekolah Dasar di Banda Aceh, diringkus polisi karena diduga telah mencabuli enam orang muridnya.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto, SH didampingi Kasat Reskrim AKP M. Taufiq, SIK menuturkan, kasus tersebut terungkap atas laporan orang tua korban yang mengaku anak mereka telah menjadi korban pencabulan.

“Korbannya enam orang, dengan iming - iming diberikan jajan, korban dicabuli diruang belajar dan pada saat ke kamar mandi. Ada bujuk rayu dan paksaan,” ujar Trisno Riyanto, Rabu (27/11/2019).

Trisno menceritakan, SB yang mengajar pelajaran agama, menyuruh korban menghafal kitab ketika siswa lain ke luar kelas untuk beristirahat, kemudian mencabuli korban dengan menjanjikan korban uang Rp 5 ribu.

“Setelah mencabuli korban, pelaku berbisik ‘jangan bilang sama keluarga ya, nanti bapak kasih uang,”  kata Trisno  menirupakan perkataan oknum guru tersebut..

Tidak sampai distu, saat jam pelajaran telah berakhir, lanjut Trisno, korban hendak ke kamar mandi, namun SB ternyata membututi korban. Sesampai di kamar mandi pelaku kembali melakukan perbuatan yang sama.

“Pelaku melakukan aksi jahatnya bukan pada hari itu saja, namun dilakukan pada hari yang berbeda, ini dilakukan pada saat berlangsungnya jam pelajaran” tambahnya.

Untuk penanganan para korban, kata Trisno pihaknya bekerja sama dengan pihak Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Korban akan mendapatkan konseling dan pendampingan.

“Pelaku SB dipersangkakan dengan Pasal 82 ayat 2 dan 3 UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak sebagaimana telah diubah dengan UU RI No 35 tahun 2014 dan UU RI No 17 tahun 2016 dengan ancaman selama 5 tahun kurungan penjara,” tutupnya

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...