Buruh Kebersihan Geruduk Kantor Bupati Aceh Utara

Buruh Kebersihan Geruduk Kantor Bupati Aceh Utara

LHOKSUKON, ANTEROACEH.com - Buruh  kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupetan Aceh Utara berunjukrasa di Kantor Bupati di Landeng, Lhoksukon, Senin (28/6/2021) siang, menuntut pembayaran upah tepat waktu.

Para pengunjukrasa datang menggunakan belasan dum truk sampah dan diparkirkan tepat dihalaman kantor bupati. 

Aksi dimulai sekitar pukul 11.30 WIB, tak lama kemudian perwakilan dari mereka diterima oleh Asisten II Setdakab Aceh Utara, Risawan Bentara di ruang pertemuan.

Koordinator aksi yang juga Pengawas lapangan DLHK Aceh Utara, Amri menyebutkan ada beberapa tuntutan yang disampaikan kepada bupati , antara lain kesejahteraan pekerja, dilakukan perbaikan terhadap armada dum truk agar layak jalan, kemudian bayar upah tepat waktu serta harus sesuai UMR.

Katanya, mereka datang dengan  11 truk sampah dan ditempel kertas di kaca truk, dengan tulisan "Buruh DLHK menuntut dibayar gaji tepat waktu" dan tulisan “Mohon maaf, Gaji dan BBM solar dalam musibah. Pengkhianat itu nyata!!"

Menurut Amri tulisan sebagai desakan bahwa mereka sangat membutuhkan perhatian. Apalagi pekerja kebersihan adalah garda terdepan dalam penanganan sampah di seluruh wilayah Aceh Utara.

"Biasanya tiap 15 hari upah kami sudah dibayar, jadi dalam bulan Juni ini memang terlambat, kata orang dinas ada masalah teknis di DLHK. Truk kita juga banyak tidak layak beroperasi dari total 30 truk sampah,” sebutnya lagi.

Akibat armada berkurang, sejumlah lokasi tumpukan sampah tidak tertangani hingga berhari-hari. Efek lainnya akibat sampah menumpuk masyarakat akan menyalahkan mereka.

Sementara itu,  Risawan Bentara dihadapan pengunjukrasa menegaskan  keterlambatan bayar upah saat ini terkendala administrasi akibat kebijakan refocusing anggaran untuk Covid-19. Ditambah lagi petugas bendahara sakit.

“Benar terjadi keterlambatan, karena bendahara keuangan sakit disaat proses amprah. Kemudian kendala lain akibat kebijakan refocusing anggaran untuk penanganan Covid,” jelas Risawan.

Usai mendengarkan penjelasan dari Risawan, buruh pengunjukrasa rasa berangsur angsur membubarkan diri dan kembali ke kantor DLHK.

Iklan Bank Aceh Idul Adha 1442

Komentar

Loading...