Buruh Bongkar Muat Mengamuk di Proyek Gedung BI Lhokseumawe, Satpam Halangi Wartawan

Buruh Bongkar Muat Mengamuk di Proyek Gedung BI Lhokseumawe, Satpam Halangi Wartawan

LHOKSEUMAWE - Buruh bongkar mengamuk dan usir truk muat material proyek renovasi gedung Bank Indonesia Lhokseumawe pada Rabu (28/7/2021) karena ongkos bongkar muat yang ditetap oleh PT WIKA selaku pelaksana proyek tersebut dibawah standar.

Belasan buruh yang tergabung dalam PBSI Kota Lhokseumawe datang ke lokasi sekitar pukul 17.30 WIB. Setelah mengetahui ongkos bongkar tidak sesuai standar  mereka  berteriak  dan memaksa supir truk untuk keluar dari halaman gedung BI. 

“Ongkosnya bongkar sangat rendah. Kalau dibagi kami yang bekerja ini hanya dapat  30 ribu per orang. Ini kelewatan, masak negosasi soal upah bongkar saja kami harus menunggu dari pagi sampai sore,” ujar Adi seorang buruh.

Kata Adi setelah aksi protes dari para buruh itu akhirnya ongkos bongkar barang dari truk dinaikan dan sepekati, setelah dimediasi oleh Geuchik  Kutablang Muzakkir dan Ketua Pemuda setempat.

“Kejadian seperti ini sudah beberapa kali terjadi, aneh perusahaan seperti WIKA bisa memasang biaya yang tidak manusiawi seperti ini. Kami harap ini terakhir terjadi,” ungkap warga Gampong Kuta Blang tersebut.

Disisi lain sejumlah wartawan yang ingin meliput aksi protes itu dihalangi seorang oknum Satpam. Sikap kasar terlihat dari  petugas keamanan tersebut saat wartawan meminta diberikan akses ke masuk ke halaman BI.

Truk Kontainer Tabrak Taman, Jalan Macet 
Kemudian pada hari yang sama sekitar pukul 20.00 WIB sebuah truk kontainer yang hendak masuk ke halaman proyek gedung BI tersangkut setelah bagian belakang truk menabrak pagar Taman Riyadhah.

Akibatnya badan truk menghalangi ruas jalan di pusat kota Lhokseumawe itu dan menyebabkan kemacetan. Petugas terpaksa mengalihkan arus ke jalan masuk Pasar Inpres dari samping kantor BSI.

Penanggung jawab truk, T. Syawaluddin kepada wartawan menerangkan truk tersangkut karena ruas jalan sempit sehingga sopir tidak belok langsung masuk ke dalam halaman gedung. 

“Kami bertanggungjawab atas kejadian ini dan akan segera mengganti rugi atas kerusakan yang ditimbulkan,” ujarnya.

Komentar

Loading...