Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Bupati Akmal: Jalan Lintas Abdya - Gayo Lues Seperti Jalan Abu Nawas, Bikin Disini, Rusak Disana

Bupati Akmal: Jalan Lintas Abdya - Gayo Lues Seperti Jalan Abu Nawas, Bikin Disini, Rusak Disana

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim menyebut jalan lintas Abdya - Gayo Lues bak jalan Abu Nawas karena disepanjang jalan selalu ditemukan kerusakan.

“Jalan ini seperti jalan Abu Nawas, bikin disini rusak disana, bikin disana rusak disini, itu semua tentunya karena pembangunannya tidak dilaksanakan sekaligus, kerusakan jalan ini juga akan menjadi pemicu macetnya perputaran ekomoni antara Abdya dan Gayo Lues,” ungkapnya saat menyambut kedatangan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah di daerah Krueng Sapi, Kecamatan Babahrot, Abdya dalam rangka meninjau langsung kondisi jalan lintasan antara Abdya dan Gayo Lues, Minggu (13/9/2020) malam.

Akmal menyebut, hingga saat ini jalan yang menghubungkan dua kabupaten tersebut masih rusak parah, sehingga sering terjadi kecelakaan pengendara yang membawa ikan laut dan barang lainnya ke wilayah Gayo Lues.

Selain itu, kata Akmal, harga cabai di Abdya juga tidak pernah stabil jika tidak masuknya cabai dari Gayo Lues, begitu juga Gayo Lues akan kesulitan untuk merasakan ikan laut segar dan juga barang-barang pertanian lainnya yang berasal dari Abdya.

“Jadi kalau kondisi jalan akan terus seperti ini, maka harga jual beli juga tidak stabil dan akan terus mahal, karena jalur yang ditempuh oleh para muge-muge sangat susah dan beresiko bagi mereka,” papar Akmal kepada Nova Iriansyah.

Dalam kesempatan itu, Akmal juga mengingatkan kembali janji yang pernah diutarakan oleh mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Plt Gubernur Nova Iriansyah setelah Akmal dilantik menjadi bupati Abdya periode kedua tahun 2017, dimana pada saat itu, usai meninjau jalan di daerah Trangon Gayo Lues dan Abdya, Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah bersama pejabat dinas PUPR Aceh, berjanji akan membangun jalan tersebut dengan anggaran senilai Rp 500 miliar.

“Sebenarnya soal ribut-ribut sekarang ini bukan tiba-tiba, karena jalan ini sudah dipersiapkan puluhan tahun lalu. Jadi sayang sekali jika berbagai kalangan masih ada tidak setuju dengan pembangunan jalan ini, apa mungkin karena mereka belum pernah melihat penderitaan orang yang jatuh dan patah saat melintasi jalan ini setiap harinya,” katanya.

Akmal juga meminta kepada Teuku Sama Indra yang saat ini menjabat sebagai salah satu anggota DPRA untuk memberitahukan kondisi jalan lintasan Abdya dan Gayo Lues kepada anggota DPRA lainnya yang belum mengetahuinya. Sebab, jika jalan ini tidak dibangun, penderitaan masyarakat tidak akan pernah selesai.

“Konflik para elit itu pasti semua berlatar kepentingan, ada kepetingan begini, ada kepentingan begitu, kita sendiri juga ada kepentingan dan semua orang tentu berkepentingan, namun dalam hal ini kita juga jangan menutup mata kalau rakyat juga ada kepentingan,” jelasnya.

Akmal juga meminta terimakasih banyak kepada Nova Iriansyah atas konsistensi janji ketika dirinya bersama mantan gubernur Aceh turun langsung meninjau kondisi jalan Galus dan Addya.

“Saya juga memohon dukungan kepada semua pihak untuk mendukung pembangunan jalan ini, sehingga kedepannya tidak ada lagi gangguan dalam melaksanakan pembanguan jalan ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Tokoh masyarakat Kecamatan Babahrot, H. Abdul Badani juga sangat berharap kepada Nova Iriansyah untuk benar-benar membangun jalan lintasan Abdya - Gayo Lues.

“Hanya pembanguan jalan ini yang sangat kami harapkan, karena jangan sampai akibat rusaknya jalan ini, kami masyarakat Abdya makan cabai busuk dan masyarakat Gayo Lues makan ikan busuk,” katanya singkat.

Selain bupati, kedatangan Nova Iriansyah bersama rombongan juga disambut Kapolres Abdya, AKBP Muhammad Nasution, Dandim 0110 Abdya, Letkol Inf Arip Subagio, Sekda, Drs. Thamrin serta kepala SKPK.

Komentar

Loading...