Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Bupati Abdya Ajak Petani Kembali Pakai Pupuk Organik, Ini Penyebabnya

Bupati Abdya Ajak Petani Kembali Pakai Pupuk Organik, Ini Penyebabnya

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim, SH mengajak para petani untuk kembali memakai pupuk organik.

Hal itu perlu disampaikannya, sebab tahun 2020 Pemerintah pusat dalam rincian Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang dikeluarkan oleh Presiden Jokowi akan memotong anggaran pupuk subsidi Rp 11 trtiliun dari sebelumnya Rp 37 triliun, kini tersisa tinggal Rp 26 triliun.

“Jadi maknanya, kedepan pupuk sudah pasti mahal dan juga pupuk subsidi kedepan akan semakin langka didapatkan oleh petani,” ungkap Akmal dalam kegiatan Panen Raya MT. Gadu Tahun 2019 di Gampong Pisang, Kecamatan Setia, Selasa (10/12/2019).

Namun dengan adanya kebijakan Presiden memotong anggaran pupuk subsidi, Akmal Ibarahim tetap bersyukur. Sebab kata dia, selama ini masyarakat sudah terlalu lama terjebak dengan zat kimia.

Lebih lanjut Akmal menjelaskan, dengan adanya kebijakan seperti ini masyarakat tentu akan kembali ke alam dengan menggunakan pupuk organik yang tidak mengandung petisida, intektisida, termitisida, bakterisida dan obat tanaman jenis lainnya.

“Dulu tanah kita subur sebelum adanya pupuk yang mengadung zat kimia seperti sekarang ini. Jadi dengan adanya kebijakan seperti itu petani-petani jangan bersedih, tapi cobalah ambil kebijakan untuk kembali belajar memakai pupuk organik,” ajaknya.

Sementara itu, Kadis Pertanian Abdya, Nazaruddin mengatakan, kegiatan panen raya menggunakan alat mesin pemotong Combine Harvester yang dibawa langsung oleh Bupati Abdya, Akmal Ibarahim, SH, didampingi oleh Kapolres Abdya, AKBP Moch Basori SIK.

Ia juga menyebutkan, petani Abdya saat ini sedang memasuki musim panen raya dengan luas lahan tanam mencapai 10 ribu hetar.

“Hasil ubinan sementara kita ambil pada lahan sawah kelompok tani Beudoh Sepakat sekitar 7,8 ton/hektar. Kita juga berharap semoga hasilnya terus meningkat dikecamatan lainnya,” jeasnya.

Kemudian, kata dia, pihaknya sengaja mengambil lokasi milik kelompok petani Beudoh Sepakat karena kelompok tersebut ada menerima bantuan padi dari Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan).

“Merekan ini ada kegiatan bantuan padi varietas Mira 1 dari Batan, dan itu merupaka hasil kerjasama Pemkab Abdya dengan Universitas Fakultas Unsyiah yang dimotori oleh Prof. Dr. Lukman Hakim, MS,I,” katanya.

Amatan ANTEROACEH.com, dalam acara panen raya MT Gadu tahun 2019 turut hadir, Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT, Sekda Abdya, Drs. Thamrin, Kapolres Abdya, AKBP Moch Basori, SIK, Kajari Abdya, Nilawati, SH.MH, Kadis Pertanian Abdya, Nazaruddin dan seluruh SKPK dalam lingkungan Pemkab Abdya.

Komentar

Loading...