Bunuh Burung Langka , Pemuda Bener Meriah Ditangkap   

Bunuh Burung Langka , Pemuda Bener Meriah Ditangkap   

REDELONG, ANTEROACEH.com - Polisi menangkap SM (28) warga Kampung Batin Wih Pongas, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah  karena diduga  menangkap burung Rangkong satwa liat langka yang dilindungi undang-undang.

Sialnya, pelaku memposting foto dirinya dengan seekor burung Rangkong yang sudah dibunuh ke media sosial yaitu  di akun facebook dan instagram miliknya. Akhirnya Polisi merenspon postingan tersebut dengan menangkap pemuda tersebut di rumahnya pada Sabtu 26 Juni lalu.

Kasat Rekrim Polres Bener Meriah, Iptu Dr Bustani,  Selasa (29/6/2021) menjelaskan, penangkapan tersangka SM dilakukan setelah ada perintah dari Kapolres usai melihat postingan tersangka di laman facebook dengan  Naufal Ama Naufal dan Instagram di akun explore gayo.

“Kita selidiki kasus ini setelah ada perintah dari Kapolres. Yang sebelumnya telah memonitor penangkapan satwa liar tersebut dari media sosial,” jelas Kasat Reskrim Bustani.

Katanya, tersangka SM mengaku memposting kejadian itu hanya untuk gaya gaya  di media sosial saja. 

“Tapi kita tetap dalami perkara ini karena kita menduga aksi pelaku di media sosial tersebut modus baru   marketing satwa langka,” kata Bustani.

Katanya, tersangka bersama rekannya  selama ini berburu di kawasan Kala Bugak, Kampung Rusip, Kecamatan Syiah Utama. 

SM disangkakan dengan pasal 40 ayat 2, Jo  pasal 21 ayat 2 huruf a,b,c Undang-undang RI nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, ancaman kurungan 5 tahun penjara.

Bustani juga menjelaskan, selain Kapolres Bener Meriah,  Kapolda Aceh dan Dirreskrimsus  memberikan atensi khusus terhadap konservasi dan terkait kasus-kasus perburuan satwa langka.

Iklan Bank Aceh Idul Adha 1442

Komentar

Loading...