Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Buaya Ditemukan di Atas Rumah Warga, Ini Kata BKSDA

Buaya Ditemukan di Atas Rumah Warga, Ini Kata BKSDA

ANTEROACEH.com - Seekor buaya ditemukan di genting rumah warga di Jalan Ki Ageng Gribig, Kedungkandang, Kota Malang. Karena apa ? Buaya di Malang itu diduga lapar dan merayap mencari makanan di atas rumah warga.

"Kami belum tahu kondisi satwa itu bagaimana, saat ini sudah dibawa ke tempat penangkaran di Kota Batu untuk diperiksa secara medis. Dugaan kami buaya itu, lapar hingga kabur untuk mencari makanan," tegas Polhut BKSDA Resort Malang Imam Pujiono kepada detikcom di Mapolsek Kedungkandang Jalan Ki Ageng Gribig, Kota Malang, Kamis (11/7/2019).

Imam memperkirakan buaya jenis muara itu berusia sekitar satu tahun. Pihaknya berharap, buaya itu bisa diselamatkan dengan penanganan intensif.

"Usianya sekitar satu tahun, jenisnya buaya muara. Sekarang masih diperiksa intensif," terang Imam.

Menurut dia, keberadaan buaya muara ini cukup mengejutkan. Karena ditemukan di tengah permukiman padat penduduk. Sangat membahayakan, apalagi diduga buaya dalam kondisi lapar dan dehidrasi.

"Sangat berbahaya karena berada di tengah pemukiman padat penduduk, karenanya sangat tidak mungkin direkomendasi untuk merawat buaya. Kemungkinan besar, satwa itu akan dijual oleh penghuni rumah," ungkap Imam.

Dia menambahkan berdasarkan Pasal 21 Ayat (2) UU 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, setiap orang dilarang menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup.

Sanksi pidana bagi orang yang sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 Ayat (2) adalah pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta.

"Kepemilikan satwa dilindungi juga ada ancaman pidananya. Penemuan buaya muara ini, tentunya masuk kategori itu, makanya kita memburu siapa pemiliknya bersama kepolisian," tegas Imam.

Sumber : detik

Komentar

Loading...