Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Ralat

BRI Terapkan Zero Tolerance: RS Telah Dipecat Sejak Pertengahan Juni

BRI Terapkan Zero Tolerance: RS Telah Dipecat Sejak Pertengahan Juni

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com – Bank BRI saat ini menerap sistem zero tolerance, dimana setiap pelanggaran tidak akan mendapatkan toleransi. Setiap tindakan fraud atau penipuan yang terjadi akan ditindak secara tegas tanpa toleransi.

"Bank BRI terus berkomitmen untuk menjunjung nilai-nilai atau prinsip yang mendasari suatu proses dan mekanisme pengelolaan perusahaan sesuai perundang-undangan dan etika berusaha atau Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap kegiatan operasionalnya," ungkap Pimpinan Cabang BRI Blangpidie, Dolly Senja Permadi saat dikonfirmasi mengenai status kasus oknum karyawannya yang tengah ditangani polisi, Rabu (8/7/2020).

Dolly mengatakan oknum karyawan BRI Cabang Blangpidie berinisial RS itu telah dipecat sejak pertengahan Juni 2020 atau hampir sebulan lalu. Pemecatan RS dilakukan karena mangkir dari pekerjaan dan mengabaikan panggilan pihak Bank untuk dimintai pertanggungjawaban atas sejumlah uang nasabah.

"Terkait dengan permasalahan tersebut dapat kami sampaikan bahwa saudari RS alias Vina  sejak pertengahan Juni 2020 sudah di putuskan hubungan kerja, yang bersangkutan tidak masuk kerja dan mangkir dari panggilan untuk dimintai keterangan" kata Dolly.

Baca :

Ia juga mengatakan, pihaknya mengapresiasi atas kerja keras kepolisian yang sudah berhasil menangkap RS.

"Kita dari BRI sangat mengapresiasi pihak kepolisian yang telah menangkap oknum tersebut dan menyerahkan proses selanjutnya sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya.

Ralat: Berita ini telah mengalami perubahan sebelumnya pada paragraf ketiga ditulis "Pihak BRI enggan menjelaskan terkait alasan pemecatan" namun setelah berita tayang Pincab BRI menjelaskan bahwa pemberhentian RS karena tidak masuk kerja dan mangkir saat dipanggil untuk dimintai keterangan. Dengan demikian berita ini telah diralat.

Komentar

Loading...