Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

BPKD Asel : PAD Meningkat, Ekonomi Ikut Melonjak

BPKD Asel : PAD Meningkat, Ekonomi Ikut Melonjak

Tapaktuan, Antero Aceh - Badan Pengelolaan Keungan Daerah (BPKD) meyebutkan pertumbuhan dan peningkatan Pendapatan Asli Kabupaten (PAD) Aceh Selatan dari tahun 2013 hingga 2018 meningkat secara signifikan bahkan cukup tajam.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Diva Samudra, SE, MM, kepada Antero Aceh, Rabu (6/6/2018) saat dijumpai di ruang kerjanya.

Diva menjelaskan, Dengan meningkatnya Pendapatan Asli Daerah otomatis pendapatan ekonomi masyarakat Aceh Selatan juga meningkatkan, Menurutnya mustahil jika ada yang mengatakan ekonomi masyarakat tidak meningkat.

"Dari sendi-sendi apapun jika ada yang mengatakan ekonomi masyarakat menurun itu tidak mungkin. Ekonomi masyarakat beranjak naik seiring beranjaknya pembangunan di Aceh Selatan," tegasnya.

Dirincikannya dalam peningkatan ekonomi ada namanya ekonomi fisik yaitu pembangunan infrastruktur, seperti jalan, jembatan dan pemberdayaan manusia.

"Salah besar jika ada yang mengatakan ekonomi masyarakat dari 2013 hingga 2018 menurun, kenapa? karena faktor ekonomi beranjak dari struktur ekonomi itu sendiri."

Sementara struktur ekonomi itu sendiri yaitu pembangunan jalan, jembatan, fisik, sumber daya manusia juga termasuk peningkatan dan pembangunan ekonomi.

"Jangan hanya berpikiran dalam sektor ekonomi ril. Kalau hanya kita berpatokan pertumbuhan ekonomi hanya di pasar itu salah. Contohnya, kita melihat lesunya pembeli juga tidak bisa dijadikan dasar bahwa ekonomi masyarakat lemah," jelasnya.

Program pembagunan yang telah direncanakan pemerintah Aceh Selatan beberapa tahun lalu, itu merupakan sebuah langkah untuk meningkatkan pondasi ekonomi.

"Artinya, dalam tatanan ekonomi, pondasi dulu harus dibangun dengan otomatis ekonomi akan mengeliat sendirinya," pungkasnya.

Untuk diketahuai, Berikut realisasi Pendapatan Asli Daerah dari tahun 2013 hingga 2018 :

1. 2013 PAD Rp. 739.405.631.701

2. 2014 PAD Rp. 1.012.397.892.485,61

3. 2015 PAD Rp. 1.302.174.229.168

4. 2016 PAD Rp. 1.495.435.285.810,64

5. 2017 PAD Rp 1.573.668.099.642,32

6. 2018 sebanyak 1.396.405.975.816, dari APBK murni. Untuk 2018 belum termasuk APBKP.(*)

Komentar

Loading...