BPJS Kesehatan Tapaktuan Gencar Sosialisasikan Mobile JKN

BPJS Kesehatan Tapaktuan Gencar Sosialisasikan Mobile JKN

TAPAKTUAN, ANTEROACEH.com – Memasuki era digital saat ini tentunya semakin besar tantangan yang dihadapi, baik dalam dunia ekonomi maupun pelayanan publik. Sebagai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan di Indonesia, BPJS Kesehatan menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan terobosan untuk memenuhi kebutuhan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di era digital melalui aplikasi Mobile JKN.

Dalam upaya optimalisasi layanan digital melalui aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Cabang Tapaktuan sedang gencar melakukan sosialisasi kepada semua segmen peserta, salah satunya adalah segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI dan Polri. 

Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Rekonsiliasi Data Iuran Wajib PNS Daerah, Pemda, TNI dan Polri Triwulan II Tahun 2021 pada Selasa (29/6/2021). 

Kemajuan teknologi dan peningkatan pengguna smartphone semakin memperkuat alasan gencarnya sosialisasi ini dilaksanakan.

“Memperoleh kemudahan dalam layanan merupakan hak dari peserta Program JKN-KIS, oleh karena itu BPJS Kesehatan akan memberikan sosialisasi terkait kemudahan yang akan anda dapatkan dengan menggunakan Aplikasi Mobile JKN. Diharapkan bapak dan ibu yang mendapatkan sosialisasi ini dapat melakukan sharing kepada teman-teman di instansinya masing-masing,” ujar Abdurrahman, Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Tapaktuan.

Aplikasi Mobile JKN juga merupakan salah satu upaya BPJS Kesehatan dalam mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 dengan meminimalisir kontak langsung dengan masyarakat. Disamping itu, terdapat beberapa kemudahan yang dihadirkan BPJS Kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN diantaranya seperti fitur perubahan data, perubahan fasilitas kesehatan, anteran online, serta fitur konsultasi dokter.

“Saya sangat mengapresiasi positif dan mengacungi jempol atas kemudahan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN ini, sehingga saya tidak perlu ke kantor BPJS Kesehatan untuk melakukan perubahan data atau fasilitas kesehatan,” ujar Saiful perwakilan dari Badan Pengelola Keuangan Kabupaten Aceh Selatan.

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan terkait gratifikasi dan sistem pelaporan pelanggaran (whistle blowing system) BPJS Kesehatan. Harapan dengan dilaksanakannya sosialisasi ini adalah pihak-pihak yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan tidak memberikan gratifikasi dalam bentuk apapun kepada Duta BPJS Kesehatan dalam menjalankan tugas. Apabila terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh Duta BPJS Kesehatan, masyarakat dapat memberikan laporan kepada Tim Pengelola Pengaduan Pelanggaran melalui media yang telah disediakan.

Iklan Bank Aceh Idul Adha 1442

Komentar

Loading...