Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

BPJS Kesehatan Tapaktuan Dorong Badan Usaha Daftarkan Diri Sebagai Peserta dan Terbit Bayar Iuran

BPJS Kesehatan Tapaktuan Dorong Badan Usaha Daftarkan Diri Sebagai Peserta dan Terbit Bayar Iuran

TAPAKTUAN, ANTEROACEH.com – Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tapaktuan Asfurina menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan akan terus melakukan sosialisasi kepada badan usaha terkait kewajiban pendaftaran, pemberian data lengkap dan benar serta pembayaran iuran secara rutin setiap bulannya. 

Hal itu ia sampaikan saat melakukan pertemuan pada Forum Koordinasi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan yang dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Tapaktuan, Kamis (22/10/2020) di aula Kantor BPJS Kesehatan.

"Melalui forum koordinasi ini kita akan membahas jika kedepannya BPJS Kesehatan akan melakukan sosialisasi dan pemeriksaan bersama dengan wasnaker, perijinan dan kejaksaan terhadap badan usaha yang belum mendaftar dan sepenuhnya mendaftar," ujar Asfurina dalam paparannya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Aceh Selatan, Shaumi Radli menyatakan bahwa pihaknya siap mendampingi BPJS Kesehatan untuk bersama-sama turun ke lapangan dalam rangka menyisir badan usaha baru yang melakukan pengurusan proses perizinan melalui OSS dan telah dilakukan validasi oleh Dinas Perizinan.

Dukungan juga disampaikan oleh Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Teuku Darisman. Ia menyatakan jika pihaknya pasca kegiatan ini akan melakukan pemadanan data atas badan usaha yang melakukan wajib lapor dengan data yang dimiliki oleh BPJS Kesehatan agar dapat melihat potensi pendaftaran badan usaha baru ke Program JKN-KIS.

Hal senada juga disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Selatan Fajar Mufti menyambut baik komitmen para pihak dalam mendukung pelaksanaan Program JKN-KIS. Ia menegaskan bahwa forum ini merupakan sarana evaluasi atas kemitraan yang terjalin antar para pihak dan kejaksaan siap mendukung untuk bersama-sama mencari solusi terbaik sehingga pelaksanaan Program JKN-KIS dapat berjalan dengan lebih baik.

“Menjadi peserta Program JKN-KIS saat ini bukan hanya sebatas kewajiban, tapi pada taraf yang lebih tinggi merupakan kebutuhan. Kebutuhan bagi pemberi kerja untuk mengalihkan resiko yang akan ia hadapi atas pekerjanya, dan bagi pekerja kebutuhan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan mendapatkan kepastian hukum," tegas Fajar selaku ketua forum.

Melalui Program JKN-KIS menurut Fajar, pekerja yang telah diberikan jaminan pelayanan kesehatan tentunya akan meningkatkan kualitas hidup sehingga berdampak pada produktivitas pekerja di perusahaan yang semakin meningkat.

Komentar

Loading...