Update COVID-19 Aceh

0 ODP
0 PDP
0 Positif
0 Meninggal
0 Sembuh

-

Sumber: -

BPJS Kesehatan Sosialisasikan Perpres 64 Kepada Kepala Puskesmas

BPJS Kesehatan Sosialisasikan Perpres 64 Kepada Kepala Puskesmas

TAPAKTUAN, ANTEROACEH.com – Dalam rangka memastikan implementasi Perpres Nomor 64 Tahun 2020 berjalan dengan baik, BPJS Kesehatan Cabang Tapaktuan menyelenggarakan sosialisasi kepada Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas di Aceh Selatan, Jum’at (19/6/2020).

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Tapaktuan Teuku Mirza menyampaikan bahwa Perpres ini mengatur tentang penyesuaian besaran iuran JKN-KIS pada sebagian segmen peserta JKN-KIS, di antaranya segmen peserta mandiri.

“Sebagaimana telah kita ketahui bersama, Pemerintah resmi menetapkan Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020 yang mengatur mengenai penyesuaian besaran iuran peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Hal ini penting untuk kami sosialisasikan kepada Kepala Puskesmas mengingat Puskesmas merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan, dimana diharapkan dapat memberikan informasi sebagaimana sosialisasi yang dilaksanakan pada hari ini kepada masyarakat,” terang Mirza.

Dengan lahirnya Perpres 64 tahun 2020, besaran iuran JKN-KIS peserta PBPU dan BP/Mandiri untuk bulan Januari, Februari, dan Maret 2020, mengikuti Perpres Nomor 75 Tahun 2019, yaitu Rp 160.000 untuk kelas I, Rp 110.000 untuk kelas II, Rp 42.000 untuk kelas III.

Sementara untuk bulan April, Mei, dan Juni 2020, besaran iurannya mengikuti Perpres Nomor 82 Tahun 2018, yaitu Rp 80.000 untuk kelas I, Rp 51.000 untuk kelas II, dan Rp 25.500 untuk kelas III. Per 1 Juli 2020, iuran JKN-KIS bagi peserta PBPU dan BP disesuaikan menjadi Rp 150.000 untuk kelas I, Rp 100.000 untuk kelas II, dan Rp 42.000 untuk kelas III.

“Pemerintah menetapkan kebijakan khusus untuk peserta PBPU dan BP kelas III. Tahun 2020, peserta PBPU dan BP kelas III tetap membayar sejumlah Rp 25.500. Sisanya sebesar Rp 16.500, diberikan bantuan iuran oleh pemerintah. Kemudian, pada tahun 2021 dan tahun berikutnya, peserta PBPU dan BP kelas III membayar iuran Rp 35.000, sementara pemerintah tetap memberikan bantuan iuran sebesar Rp 7.000,” tambah Mirza

Sementara itu salah seorang peserta, yang hadir dalam sosialisasi Perpres ini mengatakan akan siap membantu BPJS Kesehatan menyosialisasikan Perpres ini khususnya kepada jajarannya dan juga masyarakat luas.

“Walaupun mungkin ada pro kontra dari masyarakat khususnya bagi peserta Mandiri JKN- terkait dikeluarkannya Perpres terbaru ini, namun jika disampaikan dengan baik dan dijelaskan juga manfaat besar yang akan diterima, saya yakin peserta dapat menerima dan tetap rutin membayar iuran JKN-KIS,” kata salah seorang perserta forum tersebut.

Komentar

Loading...