Boat Nelayan Angkut 22 Penumpang Tenggelam  di Kawasan Wisata Tapak Tuan Tapa 

Boat Nelayan Angkut 22 Penumpang Tenggelam  di Kawasan Wisata Tapak Tuan Tapa 
Tangkapan layar video saat proses penyelamatan dilakukan kepada korban yang tenggelam, Minggu (7/11/2021).

TAPAKTUAN - Satu unit boat pancing 3-GT terbalik di laut kawasan Wisata Tapak Tuan Tapa, Gunung Lampu, Minggu (7/11/2021) pagi, sekitar pukul 09.15 WIB. Akibatnya sebanyak 22 orang penumpang ikut tenggelam.  

Ketua Satgas SAR Aceh Selatan, Mayfendri membenarkan adanya kejadian tersebut. Dikatakannya, sebelum kejadian, pemilik boat melakukan syukuran boat setelah selesai dilakukan perbaikan di TPI Batu Merah, Gampong Lhok Bengkuang Timur. 

"Setelah melakukan syukuran selanjutnya melakukan pengujian Boat di laut dan kembali ke darat. Kemudian kapal kembali berangkat ke laut dengan mengangkut 22 penumpang," ungkap Mayfendri dalam keterangannya yang diterima anteroaceh.com 

Setibanya di laut kawasan Wisata Tapak, Gunung Lampu atau berjarak 300 meter dari bibir pantai kapal tiba-tiba terbalik dam tenggelam. 

"Diduga boat tenggelam karena penumpang melebihi kapasitas dan saat berlayar juga dalam cuaca buruk dengan gelombang tinggi," ucap May Fendri 

Masyarakat sekitar yang saat itu melihat kejadian langsung meminta pertolongan.

Sejumlah personil Polres, Polsek, Koramil Tapaktuan beserta BPBD tiba di lokasi selang beberapa menit kemudian dan langsung melakukan pertolongan.

Seluruh penumpang berhasil diselamatkan dan langsung di bawa ke RSU Yulidin Away dan Klinik Cahaya Sehat untuk mendapatkan penanganan medis.  

Adapun penumpang terdiri dari 4 orang laki-laki, dua orang pawang boat bernama Rian Misrianda (40) dan Rinal Wardias (39), kemudian penumpang Setiadi (28), ketiganya merupakan warga Gampong Lhokbengkuang dan Pendi Saputra (25) warga Gampong Batu Itam. 

Sementara 10 orang perempuan dan 8 orang anak-anak, Mayfendri merincikan, masing-masing bernama Winda (33), Novita Sari (25), Nurmainar Agusti (35), Aisyah (6), Zain (1,5), M. Syafiq (2,5), kesemuanya merupakan warga  Gampong Ujung Tanah. Kemudian dua warga Gampong Sawang Bunga bernama Lia (30) dan Fajar Riski (6).  

Korban tenggelam lain yaitu warga Gampong Sialang Hilir bernama Ema Yuliana (41) dan Cahaya Asmaranda (8), warga Gampomg Lhokbengkuang bernama Satina (50), Asmalinda (52), Yuliati (55), Deriana (30), Febrianda (7), Azira Syakira (5), Algi Alfahri (4) dan satu orang warga Gampong Keude Trumon, Cut Nur Azmi (23). 

"Untuk Boat yang tenggelam sudah diamankan di TPI Lhok Bengkuang Kecamatan Tapaktuan dengan ditarik oleh Boat nelayan lainnya," pungkas Mayfendri.

Komentar

Loading...