Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Bidan Bakti di Aceh Utara Lapor Polisi karena Ditampar Adik Kepala Puskesmas

Bidan Bakti di Aceh Utara Lapor Polisi karena Ditampar Adik Kepala Puskesmas
Ilustrasi (internet)

LHOKSUKON, ANTEROACEH.com - Seorang Bidan berstatus tenaga bakti melaporkan Sf, adik kandung kepala Puskesmas Samudera Geudong, Aceh Utara ke Polsek setempat, karena dianiaya setelah sebelumnya dituduh sebagai selingkuhan abang ipar pelaku.

Korban Dy, warga Blang Kabu, Kecamatan Samudera , Aceh Utara, kepada ANTEROACEH.comn Senin (16/12/2019) mengaku, kejadian berawal saat dirinya masuk kerja pada Senin pagi 2 Desember lalu di Puskesmas Geudong, ia masuk ke ruang rekam medik tiba-tiba diteriaki pelakor oleh Sf.

“Kemudian saya ditampar oleh Sf, untung banyak orang yang berusaha menolong, bila tidak saya bisa dianiaya lagi, saya shock,” terang Dy.

Menurutnya Sf juga seorang bidan di Puskesmas itu. Bertugas disalah satu Pustu. adik dari dr J, kepala Puskesmas Samudera, sekaligus adik ipar dari suami kakaknya, yang juga kepala Puskesmas di Jungka Gajah, Meurah Mulia. Aceh Utara.

Dy melanjutkan, pada hari sama usai kejadian tersebut ia melakukan visum di RSU Cut Meutia, Lhokseumawe, kemudian melaporkan perkara itu ke Polsek setempat. “Petugas Polsek sempat sarankan agar perkara itu diselesaikan secara kekeluargaan terlebih dahulu, tapi saya tidak mau,” tegas Dy.

Selain dianiaya, Dy juga tidak terima dituduh selingkuhan abang ipar pelaku, apalagi selama ini dia punya hubungan baik dengan kakak pelaku dr J. Dalam kasus tersebut ia hanya melaporkan Sf.

Setelah kejadian itu, korban mengaku belum berani masuk kantor, karena masih trauma dan takut insiden serupa terulang. Namun baru-baru ini ia mendapat pesan dari salah seorang rekan kerjanya, bahwa salah seorang petinggi di Puskesmas menyuruh dirinya masuk kantor dan menyelesaikan masalah itu secara damai.

“Tapi pesan itu juga bernada ancaman, bila saya tak mau damai, saya akan dipecat, tapi saya belum pastikan apakah pesan itu benar disampaikan petinggi itu ke rekan saya, atau hanya sekedar dari mulut rekan saya saja,” pungkasnya.

Komentar

Loading...