Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Berkas Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Ternak di DKPP Lhokseumawe Dinyatakan P21

Berkas Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Ternak di DKPP Lhokseumawe Dinyatakan P21
ILUSTRASI NET

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com ÔÇô Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe menyatakan berkas kasus dugaan korupsi pengadaan/penyaluran ternak yang bersumber dari APBK Lhokseumawe tahun 2014, dengan tersangka ES dinyatakan lengkap atau P21.

"Telah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan berdasarkan Surat P21 NoMor: B-1075/L.1.12/Fd.1/07/2019, tanggal 23 Juli 2019," kata Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Indra T. Herlambang, Rabu (24/7/2019).

Dalam waktu dekat, kata Indra, pihaknya akan menlimpahkan berkas dan tersangka ke Jaksa untuk disidangkan.

"Tersangka belum ditahan dengan pertimbangan permohonan dari tersangka berkaitan dengan kesehatannya," katanya.

Untuk diketahui, pengadaan bantuan ternak di Dinas Kelautan, Perikanan dan Pertanian (DKPP) Kota Lhokseumawe pada tahun 2014 dengan anggaran senilai Rp 14,5 miliar lebih menyebabkan kerugian negara Rp Rp 8,1 miliar lebih.

Pengadaan ternak itu melibatkan banyak rekanan yang diduga tidak melaksanakan pekerjaan atau fiktif. Namun, sejauh ini penyidik baru menetapkan ES, Direktur CV BV sebagai tersangka.

Dalam berkas perkara Nomor: BP/24/III/2019/Reskrim tanggal 5 Maret 2019, tersangka ES dijerat dengan pasal 2 ayat (1), pasal 3, pasal 18 ayat (1) huruf a, b, ayat (2), ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi, subsider pasal 55 ayat (1) KUHPidana.

Tersangka kata Indra, terancam pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 20 tahun dan atau denda paling sedikit Rp. 50.000.000 dan paling banyak Rp 1 miliar.

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...